kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Buktikan teknologi bukan cuma untuk pria (3)


Kamis, 14 September 2017 / 14:00 WIB
Buktikan teknologi bukan cuma untuk pria (3)


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Tri Adi

KONTAN.CO.ID - Thai Lee membuktikan bahwa pekerjaan dan karier di bidang teknologi bukan dominasi kaum lelaki saja. Kaum perempuan pun mempunyai kemampuan setara di bidang teknologi. Buktinya, ia sukses mengembangkan bisnis jasa teknologi lewat SHI International. Perlahan tapi pasti, bisnisnya makin membesar. Ini tercermin dari pendapatan SHI International yang saat ini mencapai US$ 7,5 miliar per tahun. Pada 2019, ia menargetkan pendapatan bisa menembus US$ 10 miliar.

Pekerjaan bidang teknologi memang banyak didominasi kalum lelaki. Tapi, Thai Lee membuktikan bahwa perempuan pun bisa bisa sukses berbisnis di bidang teknologi.

Pembuktian ini ditunjukkan oleh Lee, pebisnis asal Asia yang sukses mengembangkan bisnis jasa teknologi di Amerika Serikat, dengan bendera Software House International (SHI International). Berkat keuletannya, wanita berumur 58 tahun ini sekarang menjadi salah satu miliader di dunia dengan kekayaan US$ 1,6 miliar versi Forbes

Lee yang sejak kecil merupakan perencana rinci ini sudah memikirkan langkah apa yang dibutuhkan perusahaan agar bertahan. Pada awal berdiri pada 1990, sampai sekitar tahun 2000-an, SHI praktis hanya menawarkan jasa layanan IT ke perusahaan besar.

Kemudian pada 2008 Lee terinspirasi dari koleganya, Hal Jagger, yang menawarkan ide membuat divisi baru yang lebih menyasar segmen menengah. Pertimbangan Jagger pada awalnya adalah ke depan akan semakin banyak perusahaan kecil yang naik kelas menjadi perusahaan menengah dan membutuhkan dukungan teknologi.

Seiring pembentukan divisi baru di segmen menengah ini, Lee juga melakukan diversifikasi bisnis di segmen lain yaitu di bisnis internasional. Hal ini seiring dengan komitmen Lee untuk menjadikan SHI International sebagai perusahaan multinasional.

Agar perusahaan bisa berekspansi dan merambah bisnis baru, Lee menunjuk Jegger sebagai kepala bagian penjualan perusahaan. Langkah ini terbukti jitu, duet Lee dengan Jegger ini berhasil meningkatkan penjualan perusahaan dalam jangka panjang.

Dari divisi menengah saja, mengutip Forbes, dalam lima tahun setelah berdiri pendapatannya langsung melesat. Untuk bisnis internasional tercatat per tahun pertumbuhannya mencapai dua digit.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×