kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Bursa Saham Jepang Melejit! Indeks Nikkei Tembus Rekor Tertinggi Baru di Pagi Ini


Senin, 09 Februari 2026 / 07:40 WIB
Bursa Saham Jepang Melejit! Indeks Nikkei Tembus Rekor Tertinggi Baru di Pagi Ini
ILUSTRASI. Bursa Saham Jepang cetak rekor tertinggi baru pada Senin (9/2/2026)


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Bursa Saham Jepang melonjak dan tembus ke rekor tertinggi di awal pekan ini. Sementara obligasi merosot dan yen melemah ke titik terendah sepanjang masa terhadap franc Swiss setelah Perdana Menteri Sanae Takaichi meraih kemenangan telak dalam pemilu sela pada Minggu (8/2/2026).

Senin (9/2/2026), indeks saham Nikkei 225 menguat 2,6% menjadi 55.681,11 yang belum pernah terjadi sebelumnya tak lama setelah pasar dibuka. Sejalan, indeks Topix yang lebih luas naik 2,4% menjadi rekor tertinggi 3.789,10.

Di sisi lain, kontrak berjangka obligasi pemerintah Jepang untuk tenor 10 tahun turun 0,37 yen menjadi 131,22 yen.

Obligasi pemerintah Jepang (JGB) tenor 30 tahun adalah satu-satunya obligasi tunai yang diperdagangkan hingga pukul 00.05 GMT, dengan imbal hasil naik hingga 6,5 ​​basis poin menjadi 3,615%. Imbal hasil obligasi naik ketika harga turun.

Baca Juga: Menang Pemilu, Trump Ucapkan Selamat kepada Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi

Sedangkan, yen melemah hingga 0,3% mencapai 203,30 per franc untuk pertama kalinya.

Mata uang Jepang turun 0,4% menjadi 186,55 per euro, mendekati rekor terendah 186,86 dari bulan lalu. Yen Jepang juga turun 0,5% hingga serendah 157,95 per dolar AS, titik terendah dalam dua minggu.

Kemenangan Takaichi membuka jalan bagi janji pengurangan pajak dan pengeluaran fiskal besar-besaran yang telah membuat pasar panik sejak ia berkuasa tahun lalu, menekan yen dan menyebabkan imbal hasil obligasi melonjak ke level tertinggi sepanjang masa, sekaligus memicu reli rekor di pasar saham.

"Kemenangan ini akan membantu memajukan kebijakan pro-stimulus Takaichi, memungkinkannya untuk bergerak maju tanpa perlu bernegosiasi dengan pihak lain dalam setiap isu," kata Mahjabeen Zaman, kepala strategi FX di ANZ Bank.

"Kami memperkirakan yen akan melemah ke depannya," katanya.

"Dalam hal imbal hasil JGB, kami memperkirakan imbal hasil tersebut juga akan meningkat, hanya mencerminkan ekspektasi inflasi yang lebih tinggi dan sedikit agenda fiskal tersebut." 

Selanjutnya: Rekomendasi HP Vivo Harga 1 Jutaan: 6 Pilihan Terbaik di Februari 2026

Menarik Dibaca: Privasi Data Terancam? Firefox Beri Opsi Matikan Fitur AI




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×