kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,96   1,15   0.15%
  • EMAS930.000 0,22%
  • RD.SAHAM -0.09%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Bulgaria akan memberi kompensasi untuk pemusnahan babi


Sabtu, 03 Agustus 2019 / 15:28 WIB
Bulgaria akan memberi kompensasi untuk pemusnahan babi

Sumber: Reuters | Editor: Wahyu Rahmawati

KONTAN.CO.ID - SOFIA. Perdana Menteri Bulgaria Boyko Borissov mengatakan pemerintah negara Balkan ini akan memberikan kompensasi kepada pemilik yang secara sukarela memusnahkan ternak babi mereka. Ini adalah salah satu upaya Bulgaria memberantas wabah demam babi Afrika yang sangat menular.

Hampir 130.000 babi telah dimusnahkan di enam peternakan di negara Laut Hitam dalam dua pekan terakhir. Pihak berwenang sejauh ini telah mendeteksi 30 insiden penyakit yang tidak dapat disembuhkan, yang mematikan bagi babi tetapi tidak berbahaya bagi manusia, di peternakan domestik, baik itu peternakan industri maupun peternakan rumah.

Baca Juga: Flu babi menjangkiti Bulgaria, 17 ribu babi ternak bakal dimusnahkan

Dalam upaya untuk menghentikan penyebarannya, Kementerian Pertanian telah menetapkan zona sanitasi 20 km di sekitar semua peternakan babi terdaftar di Bulgaria. Para pejabat pun memerintahkan pemusnahan babi yang dipelihara sendiri di zona ini.

Borissov mengatakan, pemerintah akan membayar 300 lev atau setara US$ 170 kepada setiap pemilik yang secara sukarela memusnahkan babi mereka. Bulgaria menambahkan bahwa 75% dari jumlah akan diberikan oleh Uni Eropa.

Baca Juga: Produksi daging babi China turun 5,5% menjadi 24,7 juta ton di semester I-2019

Pengumuman ini muncul setelah protes di sejumlah wilayah selatan Bulgaria pada hari Jumat. Ratusan orang menolak perintah pemerintah untuk memusnahkan babi atau menghadapi pemusnahan oleh Badan Keamanan Pangan. Ratusan orang ini mengatakan tidak ada wabah demam babi di wilayah mereka.

"Tidak ada yang senang dengan ini (Demam Babi Afrika)," kata Borissov pada Jumat malam. "Ini seperti memprotes kanker. Kami berhasil menguasainya selama dua tahun, tetapi sekarang tidak."

Baca Juga: Vietnam memusnahkan 1,2 juta babi akibat demam babi Afrika yang menyebar

Bulgaria adalah salah satu negara anggota Uni Eropa termiskin dan hampir setiap rumah tangga di daerah pedesaan memelihara babi yang dipelihara di rumah. Pejabat industri khawatir virus ini dapat menyebabkan kerusakan hingga 2 miliar lev atau setara US$ 1,1 miliar.

Para analis mengatakan harga daging babi di Bulgaria telah meningkat hingga 30% dalam waktu kurang dari sebulan karena wabah. Bahkan, harga diperkirakan bisa naik 15% lagi di musim gugur.




TERBARU

[X]
×