kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.889   19,00   0,11%
  • IDX 8.948   63,58   0,72%
  • KOMPAS100 1.240   13,93   1,14%
  • LQ45 879   12,32   1,42%
  • ISSI 327   2,65   0,82%
  • IDX30 449   8,13   1,84%
  • IDXHIDIV20 531   10,57   2,03%
  • IDX80 138   1,59   1,17%
  • IDXV30 147   2,50   1,73%
  • IDXQ30 144   2,26   1,60%

Buntut protes di Rusia, Putin disebut takut bernasib sama seperti Muammar Gaddafi


Jumat, 05 Februari 2021 / 11:46 WIB
Buntut protes di Rusia, Putin disebut takut bernasib sama seperti Muammar Gaddafi
ILUSTRASI. Buntut protes di Rusia, Putin disebut takut bernasib sama seperti Muammar Gaddafi


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

Dilansir The Sun Kamis (4/2/2021), dia menjelaskan pemimpin Rusia sejak 1999 itu takkan selamat kecuali terus menekan oposisi.

"Pelajaran yang Putin ambil dari perkembangan terbaru adalah dia harus menindas sekeras mungkin. Itulah yang akan kita lihat," jelasnya.

Adapun Felshtinsky merupakan sejarawan sekaligus penulis The Age of Assassins: Putin’s Poisonous War on Democracy in Russia.

Dia membantu pembangkang Rusia, Alexander Litvinenko, mengungsi ke Inggris, yang kemudian dibunuh oleh terduga agen rahasia Kremlin.

Navalny ditahan setelah kembali dari Jerman, di mana dia dirawat setelah koma akibat terkena racun saraf Novichok. (Ardi Priyatno Utomo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Putin Disebut Takut jika Dibunuh Seperti Muammar Gaddafi Buntut Aksi Protes di Rusia"

Selanjutnya: Rusia uji coba rudal hipersonik Tsirkon dari kapal selam, berkecepatan 11.000 km/jam




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×