kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.775   -30,00   -0,18%
  • IDX 8.123   199,87   2,52%
  • KOMPAS100 1.137   29,35   2,65%
  • LQ45 824   17,48   2,17%
  • ISSI 289   10,45   3,75%
  • IDX30 430   9,01   2,14%
  • IDXHIDIV20 515   9,13   1,81%
  • IDX80 127   3,21   2,60%
  • IDXV30 141   5,28   3,90%
  • IDXQ30 139   1,96   1,43%

Bursa Korea Selatan Ditutup Cetak Rekor Rabu (14/1), Didorong Chip dan Otomotif


Rabu, 14 Januari 2026 / 14:07 WIB
Bursa Korea Selatan Ditutup Cetak Rekor Rabu (14/1), Didorong Chip dan Otomotif
ILUSTRASI. Bursa Korsel (Kim Jae-Hwan/SOPA Images via Reuters)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Bursa saham Korea Selatan ditutup pada level tertinggi sepanjang sejarah pada perdagangan Rabu (14/1/2026), didorong penguatan saham sektor semikonduktor dan otomotif.

Kenaikan saham chip mengikuti reli saham teknologi di Amerika Serikat (AS), sementara saham otomotif menguat seiring optimisme terhadap pengembangan teknologi robotika.

Melansir Reuters, indeks acuan KOSPI ditutup menguat 30,46 poin atau 0,65% ke level 4.723,10. Penguatan ini memperpanjang reli KOSPI menjadi sembilan sesi berturut-turut sekaligus mencatatkan rekor penutupan tertinggi sepanjang masa.

Baca Juga: Vietnam Akan Terapkan Kebijakan Pajak untuk Mengatasi Spekulasi di Pasar Properti

Pelaku pasar juga mencermati arah kebijakan moneter Bank of Korea (BoK). Berdasarkan jajak pendapat Reuters, bank sentral Korea Selatan diperkirakan akan menahan suku bunga acuan pada pertemuan Kamis (15/1/2026), di tengah kekhawatiran terhadap pelemahan nilai tukar won.

Dari sisi data ekonomi, tingkat pengangguran Korea Selatan tercatat 4,0% pada Desember secara penyesuaian musiman, melonjak tajam dari 2,7% pada November dan menjadi level tertinggi sejak Februari 2021.

Di jajaran saham unggulan, Samsung Electronics naik 1,96% dan SK Hynix menguat 0,54%, seiring indeks Philadelphia Semiconductor di AS yang mencetak rekor tertinggi pada perdagangan Selasa.

Saham otomotif juga mencatatkan kinerja positif, dengan Hyundai Motor naik 1,35% dan Kia Corp melonjak 5,15%. Sebaliknya, LG Energy Solution melemah 1,14% dan POSCO Holdings turun 2,13%.

Baca Juga: Harga Emas Dekati Rekor Tertinggi, Didorong Spekulasi Penurunan Suku Bunga The Fed

Dari total 930 saham yang diperdagangkan, sebanyak 559 saham menguat, sementara 336 saham melemah.

Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih saham senilai 387 miliar won atau sekitar US$ 261,93 juta.

Di pasar valuta asing, nilai tukar won Korea ditutup menguat tipis 0,09% ke level 1.477,5 per dolar AS. Sebelumnya, won sempat menyentuh level terlemah sejak 24 Desember di posisi 1.479,2 per dolar AS.

Menteri Keuangan Korea Selatan menyatakan pemerintah akan menerapkan langkah-langkah untuk meredam volatilitas pasar valuta asing serta mencari solusi atas ketidakseimbangan permintaan dan pasokan dolar.

Sementara itu, di pasar obligasi, imbal hasil surat utang pemerintah Korea tenor tiga tahun yang paling likuid turun 0,8 basis poin ke 2,997%, sedangkan yield obligasi tenor 10 tahun naik 0,4 basis poin ke 3,419%.

Selanjutnya: Melonjak, Jumlah Pekerja Terkena PHK Capai 88.519 di 2025, Jabar Terbanyak

Menarik Dibaca: Biaya Hidup Makin Menekan, Saatnya Warga Kota Besar Menata Ulang Keuangan




TERBARU

[X]
×