kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.504.000   16.000   0,64%
  • USD/IDR 16.743   36,00   0,22%
  • IDX 8.707   59,89   0,69%
  • KOMPAS100 1.200   6,00   0,50%
  • LQ45 848   1,12   0,13%
  • ISSI 313   4,44   1,44%
  • IDX30 437   -0,61   -0,14%
  • IDXHIDIV20 509   -1,26   -0,25%
  • IDX80 133   0,68   0,51%
  • IDXV30 139   0,24   0,17%
  • IDXQ30 140   -0,25   -0,18%

Bursa Saham Korea Selatan Cetak Rekor Tertinggi di Awal Perdagangan 2026


Jumat, 02 Januari 2026 / 09:22 WIB
Bursa Saham Korea Selatan Cetak Rekor Tertinggi di Awal Perdagangan 2026
ILUSTRASI. Bursa Korsel (Kim Jae-Hwan/SOPA Images via Reuters)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pasar saham Korea Selatan mengawali perdagangan tahun 2026 dengan kinerja solid. Indeks acuan KOSPI mencetak rekor tertinggi pada Jumat (2/1/2026), didorong optimisme investor terhadap prospek ekonomi setelah rilis data perdagangan yang positif.

Melansir Reuters, KOSPI naik 23,18 poin atau 0,55% ke level 4.237,35 pada pukul 01.33 GMT.

Sepanjang 2025, indeks ini mencatatkan kenaikan tahunan terbesar dalam lebih dari dua dekade, ditopang reli saham produsen chip seiring boom kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) global serta reformasi pasar yang dijalankan pemerintahan baru.

Baca Juga: Harga Minyak Naik Tipis Jumat (2/1), Usai Catat Penurunan Tahunan Terbesar Sejak 2020

Di antara saham berkapitalisasi besar, Samsung Electronics melonjak 3%, sementara SK Hynix menguat 0,77%. Sebaliknya, saham produsen baterai LG Energy Solution turun 1,63%.

Saham otomotif bergerak bervariasi, dengan Hyundai Motor stagnan dan Kia Corp melemah 1,48%. Sementara itu, emiten farmasi Samsung BioLogics turun 0,65%.

Dari total 924 saham yang diperdagangkan, sebanyak 409 saham menguat, sementara 469 saham melemah.

Di pasar valuta asing, won Korea melemah tipis. Gubernur Bank Sentral Korea Selatan menyatakan level nilai tukar won terhadap dolar AS yang berada di kisaran 1.400-an tinggi saat ini dinilai tidak sepenuhnya mencerminkan fundamental ekonomi domestik, dan sebagian dipengaruhi oleh meningkatnya investasi investor lokal ke pasar saham luar negeri.

Baca Juga: Debut Gemilang Biren: Saham Chip AI China Meroket 82% di Bursa Hong Kong

Data pemerintah yang dirilis Kamis (1/1) menunjukkan ekspor Korea Selatan tumbuh pada Desember untuk bulan ketujuh berturut-turut, sekaligus menutup 2025 dengan rekor baru setelah nilai ekspor menembus US$700 miliar untuk pertama kalinya.

Investor asing tercatat menjadi penjual bersih saham senilai 152,1 miliar won pada perdagangan hari tersebut.

Won diperdagangkan di level 1.440,3 per dolar AS di pasar domestik, melemah 0,06% dibandingkan penutupan sebelumnya.

Di pasar offshore, won berada di kisaran 1.440,1 per dolar AS, sementara kontrak non-deliverable forward (NDF) satu bulan tercatat di level 1.438,3.

Di pasar obligasi, imbal hasil surat utang pemerintah Korea Selatan tenor tiga tahun turun 2,4 basis poin menjadi 2,927%, sedangkan yield obligasi tenor 10 tahun melemah 1,6 basis poin ke 3,369%.

Selanjutnya: Buffett: Harga vs Nilai Aset, Kunci Sukses Investasi 2026

Menarik Dibaca: Perdagangan Awal Tahun, IHSG Menanjak 0,3% (2/1)




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×