kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Butuh dukungan warga, kepala Polisi Hong Kong: Saya tak bisa akhiri protes sendirian


Selasa, 19 November 2019 / 10:33 WIB
ILUSTRASI. Polisi Hong Kong menangkap pemrotes yang berusaha melarikan diri dari kampus Polytechnic University (PolyU) selama bentrokan, 18 November 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - HONG KONG. Kepala Kepolisian Hong Kong yang baru dilantik hari ini (19/11) meminta dukungan semua warga untuk mengakhiri kerusuhan sosial yang telah mengganggu bekas koloni Inggris ini selama lebih dari lima bulan. 

Sementara sekitar 200 pengunjuk rasa masih berada di dalam kampus Polytechnic University yang dikepung polisi, menimbulkan kekhawatiran akan bentrokan berdarah tanpa ada resolusi yang terlihat.

Pemerintah Hong Kong, Selasa (19/11), menunjuk Chris Tang sebagai kepala Kepolisian yang baru untuk membawahi lebih dari 30.000 anggota. 

Baca Juga: AS desak Hong Kong ambil langkah yang jelas untuk atasi masalah publik

Tang mengatakan, pasukannya tidak bisa mengakhiri protes sendirian. Dia juga menyebutkan, berita palsu merusak reputasi Kepolisian Hong Kong.

Lusinan pemrotes yang mengenakan topeng melakukan pelarian dramatis dari Polytechnic University pada Senin (18/11) malam, dengan menggunakan selang penyemprot air turun dari jembatan.

Polisi mengizinkan dua tokoh terkemuka ke kampus Senin malam untuk menjadi penengah, tetapi banyak pengunjuk rasa menolak untuk pergi secara sukarela.

Baca Juga: Soal Hong Kong, Tiongkok: AS dan Inggris mencampuri urusan dalam negeri China




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×