kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

ByteDance sepakat lepas seluruh kepemilikan saham di TikTok di pasar AS


Minggu, 02 Agustus 2020 / 06:33 WIB
ILUSTRASI. TikTok AS


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

"Kami di sini untuk jangka panjang. Terus membagikan suara Anda di sini dan mari kita berdiri untuk TikTok," kata manajer umum TikTok A. Vanessa Pappas dalam sebuah video yang diterbitkan pada aplikasi pada hari Sabtu.

Di bawah proposal baru ByteDance, Microsoft, yang juga memiliki jaringan media sosial profesional LinkedIn, akan bertugas melindungi semua data pengguna AS TikTok, kata sumber itu. Rencana tersebut memungkinkan perusahaan AS selain Microsoft untuk mengambil alih TikTok di AS, sumber tersebut menambahkan.

"Apa jawaban yang benar? Minta perusahaan AS seperti Microsoft mengambil alih TikTok. Win-Win. Menjaga agar kompetisi tetap hidup dan melindungi data dari tangan Partai Komunis Tiongkok," tulis Senator Republik Lindsey Graham di Twitter pada hari Sabtu.

Baca Juga: Trump berencana terbitkan keputusan eksekutif larang TikTok Sabtu ini

Sebelum panas karena masalah TikTok, hubungan antara AS dan China sudah memburuk karena masalah perdagangan, otonomi Hong Kong, keamanan dunia maya serta penyebaran virus corona baru.

ByteDance telah mempertimbangkan berbagai opsi agar TikTok tetap bertahan di AS setelah aplikasi video pendek ini menjadi sangat populer di kalangan remaja Negeri Paman Sam. Di bawah tekanan pemerintah AS, salah satu cara adalah dengan melepaskan kendali aplikasi ini di AS.

ByteDance telah menerima proposal dari beberapa investornya, termasuk Sequoia dan General Atlantic, untuk mengalihkan kepemilikan mayoritas TikTok kepada mereka, menurut laporan Reuters pada hari Rabu. Proposal untuk TikTok itu bernilai US$ 50 miliar, tetapi beberapa eksekutif ByteDance percaya aplikasi ini bernilai lebih dari itu.

Asal tahu saja, ByteDance mengakuisisi aplikasi video Musical.ly yang berbasis di Shanghai dalam kesepakatan US$ 1 miliar pada 2017 dan meluncurkannya kembali sebagai TikTok pada tahun berikutnya. 

ByteDance tidak meminta persetujuan untuk akuisisi dari Komite Investasi Asing di Amerika Serikat (CFIUS), yang mengkaji kesepakatan untuk potensi risiko keamanan nasional. Reuters melaporkan, CFIUS telah membuka penyelidikan terhadap TikTok sejak tahun lalu. 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×