kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Cadangan devisa China terkuras, terendah sejak 2011


Kamis, 08 Desember 2016 / 14:53 WIB
Cadangan devisa China terkuras, terendah sejak 2011

Berita Terkait

Sumber: CNBC,Reuters | Editor: Mesti Sinaga

Cadangan devisa China pada November 2016 lalu, kembali jatuh untuk empat bulan berturut-turut ke level terendah sejak 2011. Penurunan ini akibat langkah otoritas moneter China menahan laju pelemahan nilai tukar yuan  terhadap dollar Amerika Serikat  (AS) yang belakangan ini menguat.   

Berdasarkan data bank sentral China Rabu (7/12), sepanjang November 2016 lalu cadangan devisa China tergerus US$ 69,06 miliar menjadi US$ 3,052 triliun.

Penurunan ini lebih besar dibandingkan  penurunan cadangan devisa China pada Oktober 2016  yang mencapai US$ 45,7 miliar. Penurunan cadangan China pada November tersebut juga besar dibandingkan pooling ekonom oleh Reuters yang memperkirakan cadangan devisa China turun US$ 30 miliar menjadi US$ 3,091 triliun.

Dalam beberapa pekan terakhir,China telah mengumumkan serangkaian langkah untuk memperketat kontrol terhadap keluarnya uang ke luar negeri. Hal membuat pasar kian berspekulasi bahwa potensi ketidakstabilan arus dana keluar kian meningkat.

Yuan yang telah bergerak lebih dari 5% sepanjang tahun ini, memicu kekuatiran bahwa mata uang ini akan melemah lebih lanjut. Para traders di pasar pun bertanya-tanya seberapa lama para pemimpin China mampu menopang yuan dengan cadangan devisa yang terus tergerus jika dolar AS terus menguat.

Tekanan terhadap yuan juga datang dari Presiden AS terpilih Donald Trump yang  telah berjanji akan mencap China sebagai manipulator mata uang pada hari pertama dia berkantor sebagai Presiden AS pada 20 Januari 2017. Trump juga mengancam akan menerapkan tarif besar pada impor barang-barang China.

Cadangan emas China turun menjadi US$ 69,785 miliar pada akhir November 2016 dari US$ 75,348 miliar di akhir Oktober 2016.



Tag


TERBARU

Close [X]
×