Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - BEIJING. Bank sentral China meningkatkan pembelian emasnya selama lima bulan berturut-turut pada bulan Juli, dengan menambah jumlah emas batangan terbesar ke dalam cadangannya sejak Oktober 2023.
Mengutip Reuters, Jumat (7/8/2026), menurut data resmi yang dirilis pada hari Jumat, People's Bank of China (PBOC) melanjutkan aksi pembelian emasnya hingga bulan ke-21 berturut-turut; cadangan emas naik menjadi 76,08 juta fine troy ounce pada akhir Juli, dibandingkan dengan 75,44 juta pada bulan sebelumnya.
Peningkatan sebesar 640.000 ounce—setara dengan hampir 20 metrik ton—merupakan penambahan bulanan terbesar sejak Oktober 2023, saat cadangan emas bertambah sebanyak 740.000 ounce.
Baca Juga: Harga Minyak Naik, Ketegangan Selat Hormuz Kembali Jadi Sorotan
PBOC menambahkan 480.000 ounce pada bulan Juni, yang saat itu merupakan kenaikan bulanan terbesar sejak Oktober 2023.
Laju pembelian terus meningkat setiap bulannya sejak Maret, ketika bank sentral menambahkan 160.000 ounce.
Data menunjukkan bahwa nilai cadangan emas China naik menjadi US$ 306,35 miliar pada akhir Juli, dari US$ 303,72 miliar pada bulan sebelumnya.
Harga emas naik 0,84% pada bulan Juli, memutus tren penurunan selama empat bulan berturut-turut dan mencatat kenaikan bulanan terbesar sejak Februari.
Baca Juga: Dana Pensiun Terbesar Jepang Mencatat Rekor Keuntungan Investasi
Kenaikan ini didukung oleh data inflasi AS yang lebih rendah dan penurunan harga minyak selama bulan tersebut, yang mendorong para pedagang untuk mengurangi ekspektasi mengenai kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve. Harga emas spot terakhir diperdagangkan di atas US$ 4.310 per ons.













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
