kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.878.000   -40.000   -1,37%
  • USD/IDR 16.901   42,00   0,25%
  • IDX 8.310   97,96   1,19%
  • KOMPAS100 1.169   11,37   0,98%
  • LQ45 839   8,86   1,07%
  • ISSI 297   2,12   0,72%
  • IDX30 438   6,14   1,42%
  • IDXHIDIV20 525   8,40   1,63%
  • IDX80 130   1,09   0,85%
  • IDXV30 143   1,04   0,73%
  • IDXQ30 141   2,01   1,45%

Carrefour Bidik Laba Lebih Tinggi Lewat Fokus Pasar Inti dan Efisiensi Biaya


Rabu, 18 Februari 2026 / 15:37 WIB
Carrefour Bidik Laba Lebih Tinggi Lewat Fokus Pasar Inti dan Efisiensi Biaya
Toko Carrefour Hypermarket di Saint-Herblain dekat Nantes, Prancis (REUTERS/Stephane Mahe)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  PARIS. Raksasa ritel pangan Eropa, Carrefour, menyiapkan strategi baru untuk mendongkrak laba dengan menekan biaya dan memusatkan bisnis pada pasar inti: Prancis, Spanyol, dan Brasil. 

Perusahaan menargetkan pemangkasan biaya hingga 1 miliar euro per tahun sebagai bagian dari rencana strategis terbaru.

Chief Executive Officer (CEO) Carrefour, Alexandre Bompard menyatakan, strategi ini berfokus pada pertumbuhan dan peningkatan profitabilitas. 

Baca Juga: Integra (WOOD) Targetkan Laba Bersih Naik Lebih Tinggi dari Pertumbuhan Pendapatan

Carrefour membidik kenaikan margin operasional dari 2,6% pada 2025 menjadi 3,2% pada 2028, lalu 3,5% pada 2030. Perusahaan juga menargetkan arus kas bebas bersih kumulatif sebesar 5 miliar euro pada periode 2026–2028.

Untuk mencapai target tersebut, Carrefour akan menyeimbangkan penurunan harga dengan penghematan biaya, terutama melalui percepatan model waralaba di Prancis serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), teknologi, dan data. 

Investasi juga akan diarahkan pada modernisasi toko, ekspansi jaringan, khususnya di Brasil, serta inovasi berbasis teknologi.

Pada 2026, belanja modal dipatok sekitar 1,8 miliar euro dan meningkat bertahap hingga mendekati 2,0 miliar euro pada 2030.

Di saat yang sama, Carrefour menargetkan pertumbuhan margin operasional lebih dari 25 basis poin pada 2026 dibandingkan 2025.

Baca Juga: Saingan TikTok, Xiaohongshu Bidik Laba US$ 3,9 miliar

Langkah ini diambil di tengah persaingan ketat di pasar Prancis dan lemahnya belanja konsumen di Prancis serta Brasil.

Sejak pandemi 2020, margin laba operasional Carrefour cenderung tertekan, sementara harga sahamnya masih turun hampir 29% sejak awal masa kepemimpinan Bompard.

Sebagai bagian dari penajaman fokus, Carrefour terus melepas aset non-inti. 

Perusahaan telah menyepakati penjualan bisnisnya di Italia pada Juli lalu dan mengumumkan rencana divestasi unit Rumania kepada Paval Holding senilai 823 juta euro.

Baca Juga: Alibaba Cetak Pendapatan 247,80 Miliar Yuan, Lebih Tinggi dari Proyeksi Analis

Di Brasil, Carrefour memprivatisasi unit Atacadao SA (Carrefour Brasil) serta melakukan pembiayaan ulang utangnya.

Dalam rencana baru ini, Carrefour menargetkan pangsa pasar 25% di Prancis dan 20% di Brasil pada 2030, sekaligus memperkuat posisi sebagai pemain nomor dua di Spanyol.

Selanjutnya: Awal Puasa Ramadhan Berbeda, Satukan dengan Kirim Ucapan Berbuka Puasa Berikut

Menarik Dibaca: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Kota Cilegon, Lengkap dengan Waktu Sholat




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×