kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.880.000   40.000   1,41%
  • USD/IDR 17.163   -11,00   -0,06%
  • IDX 7.559   -34,73   -0,46%
  • KOMPAS100 1.040   -10,36   -0,99%
  • LQ45 744   -12,17   -1,61%
  • ISSI 273   -1,59   -0,58%
  • IDX30 401   -0,83   -0,21%
  • IDXHIDIV20 487   -2,68   -0,55%
  • IDX80 116   -1,41   -1,20%
  • IDXV30 139   0,63   0,45%
  • IDXQ30 128   -0,94   -0,72%

CDC Afrika: Daripada menimbun booster, lebih baik kirim vaksin Covid-19 ke Afrika


Jumat, 10 September 2021 / 11:04 WIB
ILUSTRASI. Seorang wanita menerima vaksin Johnson & Johnson untuk melawan penyakit Covid-19 di Dar es Salaam, Tanzania 28 Juli 2021.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Program COVAX juga mendesak negara-negara kaya yang telah memenuhi kebutuhan domestik mereka untuk kehilangan volume daripada memberikan suntikan ketiga. 

Sejalan dengan itu, kepala WHO Afrika Matshidiso Moeti telah mendesak negara-negara kaya dengan persediaan vaksin yang jauh melampaui kebutuhan populasi mereka untuk membagikannya ke negara yang lebih membutuhkan.

"Kami mengadvokasi mereka untuk menyediakannya ke negara-negara berpenghasilan rendah melalui COVAX. Saat mendesak bagi Afrika saat ini untuk mengejar vaksinasi," kata Moeti.

Melansir Reuters, saat ini baru 3% dari total populasi Afrika yang telah menerima vaksinasi Covid-19. Sebanyak 145,4 juta dosis telah disebarkan ke seluruh Afrika dan tiga perempatnya telah diberikan.

Selanjutnya: Ditinggal negara Barat, ratusan fasilitas medis di Afghanistan terancam tutup




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×