kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.761   68,00   0,38%
  • IDX 6.462   25,58   0,40%
  • KOMPAS100 852   2,28   0,27%
  • LQ45 648   1,42   0,22%
  • ISSI 224   1,27   0,57%
  • IDX30 360   1,29   0,36%
  • IDXHIDIV20 450   2,37   0,53%
  • IDX80 97   0,26   0,27%
  • IDXV30 124   0,43   0,35%
  • IDXQ30 116   0,50   0,43%

CDC Afrika: Daripada menimbun booster, lebih baik kirim vaksin Covid-19 ke Afrika


Jumat, 10 September 2021 / 11:04 WIB
ILUSTRASI. Seorang wanita menerima vaksin Johnson & Johnson untuk melawan penyakit Covid-19 di Dar es Salaam, Tanzania 28 Juli 2021.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Program COVAX juga mendesak negara-negara kaya yang telah memenuhi kebutuhan domestik mereka untuk kehilangan volume daripada memberikan suntikan ketiga. 

Sejalan dengan itu, kepala WHO Afrika Matshidiso Moeti telah mendesak negara-negara kaya dengan persediaan vaksin yang jauh melampaui kebutuhan populasi mereka untuk membagikannya ke negara yang lebih membutuhkan.

"Kami mengadvokasi mereka untuk menyediakannya ke negara-negara berpenghasilan rendah melalui COVAX. Saat mendesak bagi Afrika saat ini untuk mengejar vaksinasi," kata Moeti.

Melansir Reuters, saat ini baru 3% dari total populasi Afrika yang telah menerima vaksinasi Covid-19. Sebanyak 145,4 juta dosis telah disebarkan ke seluruh Afrika dan tiga perempatnya telah diberikan.

Selanjutnya: Ditinggal negara Barat, ratusan fasilitas medis di Afghanistan terancam tutup




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×