kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.594.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 17.941   23,00   0,13%
  • IDX 5.936   -157,61   -2,59%
  • KOMPAS100 766   -19,95   -2,54%
  • LQ45 591   -10,76   -1,79%
  • ISSI 206   -6,62   -3,11%
  • IDX30 330   -4,72   -1,41%
  • IDXHIDIV20 423   -4,31   -1,01%
  • IDX80 88   -2,12   -2,37%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,74%
  • IDXQ30 108   -1,04   -0,95%

CDC AS: Negara bagian harus bersiap distribusi vaksin Covid-19 paling cepat Oktober


Kamis, 03 September 2020 / 06:54 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi pengembangan vaksin corona. REUTERS/Amanda Perobelli


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Regulator di seluruh dunia telah berulang kali mengatakan kecepatan pengembangan tidak akan mengganggu keamanan vaksin, karena hasil yang lebih cepat akan berasal dari pelaksanaan uji coba paralel yang biasanya dilakukan secara berurutan. Namun jaminan semacam itu belum meyakinkan semua masyarakat.

Pada Agustus lalu, Scott Ratzan, pemimpin kelompok Business Partners to Convince, mengatakan kepada Reuters, hasil awal survei yang dilakukan selama tiga bulan terakhir di 19 negara menunjukkan bahwa hanya sekitar 70% responden Inggris dan AS yang akan menggunakan vaksin Covid-19 jika tersedia.

Baca Juga: Mayoritas negara bagian AS memberontak atas pedoman baru Covid-19 pemerintahan Trump

Saat ini, produsen obat termasuk Moderna Inc, AstraZeneca Plc dan Pfizer Inc memimpin persaingan dalam pengembangan vaksin yang aman dan efektif untuk penyakit pernapasan.

Dokumen CDC menjelaskan, dua kandidat vaksin harus disimpan pada suhu minus 70 dan minus 20 derajat Celcius. Persyaratan penyimpanan tersebut cocok dengan profil kandidat dari Pfizer dan Moderna.




TERBARU

[X]
×