kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

CDC peringatkan warga AS agar tidak bepergian ke Sri Lanka, Jamaika, dan Brunei


Rabu, 08 September 2021 / 14:55 WIB
CDC peringatkan warga AS agar tidak bepergian ke Sri Lanka, Jamaika, dan Brunei
ILUSTRASI. Seorang anggota Satgas Khusus menyemprotkan disinfektan di dalam ruangan di Markas Besar Pos di tengah penyebaran COVID-19, di Kolombo, Sri Lanka. REUTERS/Dinuka Liyanawatte


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) pada Selasa (7 September) memperingatkan warga Amerika agar tidak bepergian ke Sri Lanka, Jamaika, dan Brunei karena peningkatan kasus COVID-19.

Melansir Reuters, CDC menaikkan imbauan perjalanannya ke Level 4: Sangat Tinggi untuk negara-negara itu, memberi tahu orang Amerika bahwa mereka harus menghindari perjalanan ke Sri Lanka, Jamaika, dan Brunei.

Di sisi lain, CDC menurunkan peringkatnya untuk Belanda, Malta, Guinea-Bissau, dan Uni Emirat Arab dari Level 4: Sangat Tinggi menjadi Level 3: Tinggi, yang mendesak orang Amerika yang tidak divaksinasi untuk menghindari perjalanan ke negara-negara itu.

Selain itu, CDC menaikkan peringkat Australia dari Level 1: Low menjadi Level 2: Moderate. Lalu, mengerek tingkat nasehatnya untuk Kepulauan Anguilla, Antigua dan Barbuda, Benin, Ghana, Grenada, Turks, dan Caicos ke Level 3.

Saat ini, sekitar 80 dari sekitar 200 negara dan wilayah yang masuk daftar CDC merupakan Level 4, termasuk beberapa wilayah di AS.

Selanjutnya: Ini dia negara pertama di dunia yang lakukan vaksinasi anak-anak usia 2 tahun




TERBARU

[X]
×