kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

CEO Ini Berhentikan Hampir 80% Stafnya karena Menolak Mengadopsi AI


Senin, 18 Agustus 2025 / 13:07 WIB
Diperbarui Senin, 18 Agustus 2025 / 13:09 WIB
CEO Ini Berhentikan Hampir 80% Stafnya karena Menolak Mengadopsi AI
ILUSTRASI. Ilustrasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). IgniteTech menjalani transformasi besar-besaran dalam struktur organisasinya ketika seluruh divisi dipusatkan di bawah organisasi AI.


Sumber: Fortune,Fortune | Editor: Noverius Laoli

Klarna menegaskan tidak melakukan PHK langsung, melainkan menyesuaikan kebutuhan dengan dukungan penyedia outsourcing. Kehadiran AI mengurangi beban kerja setara 700 agen, sehingga penyedia pihak ketiga memindahkan pekerja itu ke klien lain. 

Saat ini, jumlah agen Klarna turun menjadi 2.200, dengan sebagian kecil pekerja dipanggil kembali untuk program yang memadukan AI dengan staf berpengalaman.

Wöhle menilai pendekatan pelatihan ulang lebih berkelanjutan. Ia bahkan menyebut lebih baik memberhentikan pekerja yang menolak beradaptasi dengan AI, karena laju perubahan begitu cepat. 

“Kebanyakan orang membenci pembelajaran. Mereka akan menghindarinya jika bisa,” ujarnya.

Baca Juga: Menilik Tantangan Adopsi AI di Perusahaan Indonesia dan Pergeseran Tren Teknologi

Ia juga menyinggung resistensi pekerja yang dipicu oleh pengalaman buruk dengan teknologi sebelumnya, seperti NFT dan blockchain, yang digadang-gadang revolusioner namun dinilai minim dampak nyata. 

Menurutnya, banyak pekerja merasa skeptis karena ingin AI menyesuaikan dengan cara kerja lama mereka. Padahal, perubahan pola kerja justru menjadi kunci untuk merasakan peningkatan signifikan.


Tag


TERBARU

[X]
×