kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

CEO X Mengatakan Telah Menghapus Ratusan Akun yang Berafiliasi dengan Hamas


Kamis, 12 Oktober 2023 / 14:06 WIB
CEO X Mengatakan Telah Menghapus Ratusan Akun yang Berafiliasi dengan Hamas
ILUSTRASI. CEO X mengatakan menghapus ratusan akun yang berafiliasi dengan Hamas dari platform perpesanan. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration


Sumber: Channelnewsasia.com,Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. CEO X Linda Yaccarino mengatakan pada hari Kamis bahwa platform media sosial tersebut telah menghapus ratusan akun yang berafiliasi dengan Hamas dan mengambil tindakan untuk menghapus atau memberi label pada puluhan ribu konten sejak serangan terhadap Israel.

“Kami terus merespons dengan cepat permintaan penegakan hukum dari seluruh dunia, termasuk negara-negara anggota UE,” katanya dalam sebuah surat pada hari Rabu kepada Komisaris UE Breton, yang diposting di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.

Perang Hamas vs Israel mulai Sabtu 7 Oktober 2023 menimbulkan ribuan korban jiwa. Ini merupakan jumlah korban terburuk yang dialami Israel sejak perang Arab-Israel tahun 1973. 

Baca Juga: Liga Arab Mengecam Blokade Total Gaza oleh Israel, Meminta Akses Bantuan Dibuka

Salah-satu serangan mematikan oleh Hamas terjadi di acara festival musik Supernova yang diadakan di kawasan gurun di Israel selatan. 

Sebagaimana diberitakan AFP, Israel disebut telah melancarkan serangan udara ke 800 sasaran di Jalur Gaza. 

Dalam konflik Hamas-Israel kali ini, sejumlah negara melaporkan warga mereka turut menjadi korban. Entah itu terbunuh, diculik, atau hilang. Beberapa di antaranya, yakni Brasil, Inggris, Perancis, Jerman, Irlandia, Meksiko, Nepal, Thailand, dan Ukraina. 

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS membenarkan bahwa beberapa warga Amerika tewas dalam serangan mendadak Hamas ke Israel. 




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×