Chevron minta karyawan hapus WeChat dari semua perangkat kerja, ada apa?

Rabu, 23 September 2020 | 16:29 WIB Sumber: Reuters
Chevron minta karyawan hapus WeChat dari semua perangkat kerja, ada apa?

ILUSTRASI. Ilustrasi foto menunjukkan ikon aplikasi WeChat di Beijing, China, 5 Desember 2013.


KONTAN.CO.ID - Chevron Corp meminta karyawan mereka secara global untuk menghapus aplikasi WeChat besutan Tencent Holdings dari semua perangkat kerja. 

Kebijakan raksasa minyak Amerika Serikat (AS) ini menyusul perintah eksekutif Pemerintahan Donald Trump untuk melarang aplikasi media sosial tersebut, Bloomberg News melaporkan pada Rabu (23/9).

Seorang hakim AS pada Minggu (20/9) memblokir perintah Pemerintahan Trump yang mengharuskan Apple dan Alphabet Google untuk menghapus WeChat dari App Store dan Play Store dengan alasan keamanan nasional.

Departemen Perdagangan AS mengatakan pada Senin, pihaknya akan menentang keputusan hakim tersebut.

Baca Juga: Balas AS, China keluarkan daftar perusahaan asing yang bahayakan keamanan Tiongkok

WeChat adalah aplikasi seluler all-in-one yang menggabungkan perpesanan, media sosial, fungsi pembayaran, dan layanan lainnya. Aplikasi ini diunduh lebih dari satu miliar pengguna di seluruh dunia.

Chevron, dalam e-mail ke karyawan, mengidentifikasi WeChat sebagai "aplikasi yang tidak patuh" dan meminta mereka yang memiliki aplikasi di perangkat kerja mereka untuk menghapusnya sebelum 27 September.

Kalau tidak, mereka akan menghadapi pemutusan sambungan dari jaringan perusahaan, menurut laporan Bloomberg News seperti Reuters lansir.

Chevron dan Tencent, yang membantah aplikasinya menimbulkan risiko keamanan nasional, tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Selanjutnya: Kemenlu China: Konsumen China bisa boikot Apple jika AS larang WeChat!

 

Editor: S.S. Kurniawan

Terbaru