kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

China: Amerika sebarkan ketakutan berlebihan soal virus corona


Senin, 03 Februari 2020 / 15:05 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi virus corona. Pemerintah China menyebut Amerika Serikat telah menyebarkan ketakutan berlebihan soal virus corona. Yonhap via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. SOUTH KOREA OUT. NO RESALES. NO ARCHIVE.


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Penyebaran virus corona rupanya merenggangkan hubungan China dengan Amerika Serikat. Pasalnya pemerintah China menilai AS berlebihan dalam menanggapi wabah ini.

Mengutip Reuters, Kementerian luar negeri China pada hari Senin mengatakan beberapa negara, terutama AS, telah bereaksi berlebihan terhadap wabah virus corona.

Baca Juga: Hindari wabah virus corona, Honda tutup pabrik di Wuhan

Amerika menurut Kementerian Luar Negeri 0China telah menyebarkan ketakutan alih-alih menawarkan bantuan yang signifikan kepada Tiongkok. 

China menyebut Amerika Serikat sebagai negara pertama yang memberlakukan larangan perjalanan pada pelancong asal Tiongkok.

Presiden AS Donald Trump minggu lalu menandatangani peraturan untuk menolak masuk warga negara asing yang telah melakukan perjalanan di China dalam dua minggu terakhir.

Baca Juga: Virus corona goyang ekonomi China, PBoC diyakini akan kembali memangkas suku bunga

"Semua yang telah dilakukan hanya dapat menciptakan dan menyebarkan ketakutan, yang merupakan contoh buruk," kata juru bicara kementerian Hua Chunying.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×