kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.060   60,00   0,33%
  • IDX 5.712   -229,00   -3,85%
  • KOMPAS100 754   -31,23   -3,98%
  • LQ45 569   -20,25   -3,44%
  • ISSI 198   -7,82   -3,80%
  • IDX30 323   -11,27   -3,38%
  • IDXHIDIV20 401   -10,77   -2,61%
  • IDX80 85   -3,45   -3,89%
  • IDXV30 110   -3,61   -3,18%
  • IDXQ30 105   -3,27   -3,03%

China: AS membahayakan stabilitas di seluruh Selat Taiwan


Jumat, 23 Oktober 2020 / 08:36 WIB
ILUSTRASI. Pesawat pembom H-6 Angkatan Udara China PLA terbang dekat Pesawat Tempur F-16 Taiwan.


Sumber: Xinhua | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China mendesak Amerika Serikat untuk menghentikan penjualan senjata dan kontak militer dengan Taiwan, serta membatalkan rencana penjualan senjata yang relevan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China mengatakan, hal ini diperlukan untuk menghindari kerusakan hubungan lebih lanjut antara China-AS, sekaligus hubungan perdamaian dan stabilitas di seluruh Selat Taiwan.

Xinhua mengabarkan, Juru bicara Zhao Lijian membuat pernyataan itu ketika diminta untuk mengomentari rencana baru yang disetujui Amerika Serikat untuk menjual tiga sistem senjata senilai US$ 1,8 miliar ke Taiwan.

Zhao mengatakan, penjualan senjata AS ke Taiwan secara serius melanggar prinsip satu China dan tiga Komunike Bersama China-AS, khususnya Komunike 17 Agustus, yakni sangat mencampuri urusan dalam negeri China dan merusak kedaulatan dan kepentingan keamanan China.

Baca Juga: China berang AS jual persenjataan ke Taiwan

"Tindakan itu telah mengirimkan sinyal yang sangat salah kepada pasukan separatis 'kemerdekaan Taiwan', dan membahayakan hubungan China-AS, serta perdamaian dan stabilitas di seluruh Selat Taiwan. China dengan tegas menentangnya," kata juru bicara itu dalam jumpa pers harian seperti yang dikutip Xinhua.

Dia menambahkan, "China akan membuat tanggapan yang sah dan dirasa perlu, sesuai dengan perkembangan situasi," tambah Zhao.
 

Selanjutnya: Bukan untuk berlomba melawan China, ini alasan Taiwan membeli paket senjata dari AS




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×