kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

China: AS menginginkan Perang Dingin tapi kami tidak tertarik


Kamis, 30 Juli 2020 / 19:08 WIB
ILUSTRASI. Perang dagang Amerika Serikat dan China. KONTAN/Fransiskus Simbolon/16/05/2019


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

"Kita semua telah melihat apa yang terjadi di Amerika Serikat, mereka mencoba untuk mengkambinghitamkan China, mereka ingin menyalahkan China atas masalah mereka," ujar Liu. "Kita semua tahu ini adalah tahun pemilihan".

Duta Besar China tidak menyebut nama calon Presiden Trump ataupun Joe Biden. Tetapi, dia menyatakan, beberapa politisi AS melakukan dan mengatakan apa pun untuk terpilih menjadi Presiden negeri uak sam berikutnya.

"Mereka ingin melakukan apa saja termasuk memperlakukan China sebagai musuh," kata Liu.

Baca Juga: Pakar militer: Jet tempur F-22 milik AS tak akan berdaya menghadapi J-20 di Pasifik

"Mungkin, mereka pikir mereka membutuhkan musuh, mereka pikir mereka menginginkan Perang Dingin, tetapi kami tidak tertarik, kami terus mengatakan kepada Amerika, Cina bukan musuh Anda, China adalah teman Anda, mitra Anda," sebut dia.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan pada awal bulan ini, Amerika Serikat ingin membangun koalisi global untuk melawan China ketika ia menuduh Beijing mengeksploitasi pandemi virus corona untuk memajukan kepentingannya sendiri.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×