kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.813   47,00   0,26%
  • IDX 6.419   -22,54   -0,35%
  • KOMPAS100 839   -2,84   -0,34%
  • LQ45 637   -3,21   -0,50%
  • ISSI 224   -1,25   -0,55%
  • IDX30 354   -2,00   -0,56%
  • IDXHIDIV20 441   -2,69   -0,61%
  • IDX80 96   -0,37   -0,39%
  • IDXV30 121   -0,36   -0,29%
  • IDXQ30 114   -0,84   -0,74%

China bakal murka, DPR AS ketok palu UU HAM Muslim Uighur


Kamis, 28 Mei 2020 / 15:52 WIB
ILUSTRASI. Umat muslim yang tergabung dalam Aceh Solidaritas Untuk Muslim Uighur (ASUMU) membentang poster dan spanduk saat menggelar aksi damai di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (21/12/2018).


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

"Kongres mengirim pesan yang jelas, bahwa Pemerintah China tidak bisa bertindak dengan impunitas," kata Senator Republik Marco Rubio yang memimpin desakan untuk undang-undang tersebut seperti dikutip Reuters.

Hubungan antara Trump dan Pemerintah China menjadi semakin tegang dalam beberapa pekan terakhir. Sebab, Trump menyalahkan Beijing karena memperburuk pandemi virus corona baru.

Undang-undang itu juga menyerukan kepada perusahaan-perusahaan atau perorangan AS yang beroperasi di Xinjiang untuk mengambil langkah-langkah guna memastikan produk mereka termasuk suku cadang tidak menerapkan kerja paksa.

Baca Juga: Memanas, Trump siapkan respons sangat kuat untuk China terkait Hong Kong

"Hari ini, dengan undang-undang yang sangat bipartisan ini, Kongres Amerika Serikat mengambil langkah tegas untuk melawan pelanggaran hak asasi manusia Beijing yang mengerikan terhadap kaum Uighur," kata Ketua DPR Nancy Pelosi seperti dilansir Reuters.

China menyangkal perlakuan buruk terhadap Muslim di Xinjiang dan mengatakan, kamp tersebut menyediakan pelatihan kejuruan.




TERBARU

[X]
×