kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

China larang pengiriman produk yang sering para pendemo pakai ke Hong Kong


Jumat, 18 Oktober 2019 / 18:33 WIB
ILUSTRASI. Seorang demonstran menggunakan ketapel saat protes di Tsuen Wan, di Hong Kong, 25 Agustus 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SHANGHAI/HINGKONG. China melarang pengiriman pakaian berwarna hitam dan barang-barang lainnya yang populer digunakan para pengunjuk rasa di Hong Kong dalam jumlah banyak ke bekas koloni Inggris tersebut.

Staf layanan pelanggan di beberapa perusahaan kurir utama China, termasuk STO Express, ZTO Express, dan YTO Express, mengatakan kepada Reuters, larangan pengiriman tersebut berlaku sejak Agustus lalu.

Salah satu staf STO Express menyebutkan, satu potong pakaian hitam masih bisa dikirim. Tapi, pengiriman lebih dari lima potong akan dihentikan.

Baca Juga: Redam aksi demo, Pemerintah Hong Kong menjanjikan kepemilikan rumah ke masyarakat

Perusahaan jasa pengiriman juga tidak diizinkan mengirim pesanan massal berupa masker atau topeng, payung, dan tongkat. "Semua barang yang bisa digunakan oleh massa (di Hong Kong)," katanya tanpa mau menyebut nama.

Manajemen ZTO Express dan YTO Express menolak berkomentar. Sementara manajemen STO Express menyatakan, mereka mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku di China.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×