kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.063   63,00   0,35%
  • IDX 5.734   -206,81   -3,48%
  • KOMPAS100 757   -28,35   -3,61%
  • LQ45 570   -18,92   -3,21%
  • ISSI 199   -6,89   -3,34%
  • IDX30 323   -10,54   -3,16%
  • IDXHIDIV20 402   -10,51   -2,55%
  • IDX80 86   -3,16   -3,56%
  • IDXV30 110   -3,44   -3,03%
  • IDXQ30 105   -3,15   -2,92%

China membawa pesimisme dalam pembicaraan perdagangan dengan Amerika pada minggu ini


Selasa, 08 Oktober 2019 / 22:57 WIB
ILUSTRASI. Bendera China, Partai Komunis China, dan Amerika Serikat


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Suasana untuk pembicaraan pada minggu ini akan menjadi sangat tegang setelah Donald Trump mengatakan bahwa sesuatu yang buruk dalam penanganan China atas kerusuhan yang sedang berlangsung di Hong Kong dapat mempengaruhi hasil dari pembicaraan tersebut. 

China juga telah dengan keras dan berulang kali menuntut agar AS tetap berada di luar urusan dalam negeri negara tersebut sehubungan dengan bagaimana Hong Kong menangani protes anti-pemerintah.

Selain itu, pada hari Senin AS menempatkan 28 perusahaan teknologi China dalam daftar hitam perdagangan atas perlakuan Beijing terhadap Muslim Uygur dan anggota mayoritas Muslim lainnya dari kelompok etnis minoritas di Xinjiang.

Baca Juga: Visa turis berlaku, Arab Saudi langsung banjir 24.000 turis dalam 10 hari

Untuk semakin memperumit situasi, Trump telah secara terbuka meminta Beijing menyelidiki urusan bisnis dari mantan Wakil Presiden AS Joe Biden di China. Biden sendiri seorang calon presiden AS dari Partai Demokrat.

"Khusus untuk pihak AS, politik dalam negeri telah mempersulit pembicaraan perdagangan untuk benar-benar terbebas dari masalah lain," kata Louis Kuijs, kepala Ekonomi Asia di Oxford Economics.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×