kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.063   63,00   0,35%
  • IDX 5.730   -210,77   -3,55%
  • KOMPAS100 758   -27,46   -3,50%
  • LQ45 573   -16,40   -2,78%
  • ISSI 199   -7,27   -3,53%
  • IDX30 325   -8,75   -2,62%
  • IDXHIDIV20 404   -8,46   -2,05%
  • IDX80 86   -2,88   -3,24%
  • IDXV30 110   -3,37   -2,97%
  • IDXQ30 105   -2,52   -2,33%

China menaikkan harga BBM 5,8%


Kamis, 07 April 2011 / 13:40 WIB
ILUSTRASI. ilustrasi palu hakim untuk persidangan atau vonis. Foto Dok Shutterstock


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg |

SHANGHAI. China menaikkan harga eceran bahan bakar minyak (BBM) kedua kali sepanjang 2011. Keputusan ini merespon kenaikan harga minyak mentah dunia dan merupakan upaya mendinginkan laju inflasi China yang tengah membara.

Harga BBM naik 5,8%, seperti bensin yang naik menjadi 500 yuan atau setara US$ 76 per metrik ton dan solar naik menjadi 400 yuan. Kenaikan harga BBM terjadi dua hari setelah bank sentral China menaikkan suku bunga untuk keempat kalinya sejak bulan Oktober 2010 untuk menjinakkan inflasi yang melampaui target pemerintah.

"China sebetulnya enggan menaikkan harga bensin dan solar domestik ke rekor tertinggi," kata Gordon Kwan, kepala penelitian energi daerah, Mirae Asset Securities di Hong Kong. Tapi, hal tersebut harus dilakukan dan merupakan kampanye pemerintah terhadap anti inflasi.

China terakhir menaikkan tarif bahan bakar 4,6% pada 20 Februari 2011. Sebagai efek kenaikan BBM, saham China Petroleum & Chemical Corp, pengilang terbesar, naik 1,3% menjadi HK$ 8,12 dalam perdagangan Hong Kong jam 2:07 waktu setempat. Sinopec Shanghai Petrochemical Co maju 4,9% menjadi HK$ 3,64. PetroChina Co turun 1% menjadi HK$ 12,10.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×