kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

China menang perang dagang, cetak rekor suplus dagang tahun lalu


Jumat, 15 Januari 2021 / 14:15 WIB
ILUSTRASI. China menjadi pemenang perang dagang. Ini tercermin dari data surplus neraca perdagangan China yang meningkat di tahun lalu.


Sumber: CNN | Editor: Khomarul Hidayat

Kabar suplus perdagangan ini datang beberapa hari sebelum China mengumumkan angka produk domestik bruto (PDB) untuk akhir tahun 2020 yang kemungkinan menunjukkan hasil positif.

Analis memperkirakan, pertumbuhan ekonomi China akan meningkat lebih selama tiga bulan terakhir di 2020. Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan PDB China tumbuh 2,1% di tahun 2020.

"Karena China memainkan peran penting dalam banyak rantai pasokan dan tetap menjadi tempat yang secara fundamental sangat kompetitif untuk berproduksi, jauh lebih mudah diucapkan daripada dilakukan untuk 'memisahkan' darinya," kata Kuijs.

Namun, masa depan China bukannya tanpa tantangan. Analis melihat, Presiden AS terpilih Joe Biden kemungkinan tidak akan membalikkan tekanan pada China setelah dia menjabat minggu depan.

"Pemerintah Biden akan mengambil pendekatan yang berbeda, kurang agresif dan lebih mantap ke China," kata Kuijs. "Tapi secara politis tidak mungkin bagi Biden untuk menghapus tarif barang-barang China dalam waktu dekat."

Selanjutnya: Sederet pemain manufaktur masih yakin bisa menggali pasar ekspor ke Amerika




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×