kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.678.000   -14.000   -0,83%
  • USD/IDR 16.585   -130,00   -0,79%
  • IDX 6.271   -214,85   -3,31%
  • KOMPAS100 907   -39,76   -4,20%
  • LQ45 704   -27,76   -3,80%
  • ISSI 197   -7,32   -3,58%
  • IDX30 365   -13,68   -3,62%
  • IDXHIDIV20 445   -14,85   -3,23%
  • IDX80 103   -4,03   -3,77%
  • IDXV30 108   -4,81   -4,27%
  • IDXQ30 120   -4,00   -3,23%

China Ogah Minta Maaf atas Latihan Militer di Lepas Pantai Timur Australia


Jumat, 28 Februari 2025 / 07:46 WIB
China Ogah Minta Maaf atas Latihan Militer di Lepas Pantai Timur Australia
ILUSTRASI. Duta besar China untuk Australia mengatakan bahwa negaranya tidak memiliki alasan untuk meminta maaf atas latihan militer di lepas pantai timur Australia.


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pejabat badan pengawas lalu lintas udara Australia minggu ini memberi tahu komite parlemen bahwa seorang pilot Virgin Australia memberi tahu mereka terlebih dahulu tentang latihan tembak langsung setelah pesan dari satuan tugas China disiarkan di saluran radio darurat yang sebagian besar dipantau oleh pilot.

David Johnston, kepala pertahanan Australia, memberi tahu komite pada hari Kamis bahwa kemungkinan Departemen Pertahanan mengetahui tentang latihan tersebut lebih dari 30 menit setelah dimulai.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese tidak memandang insiden tersebut sebagai suatu hal besar, dengan mengatakan bahwa latihan tersebut terjadi di perairan internasional dan bahwa China tidak melanggar hukum maritim apa pun.

Tonton: WTO Turun Tangan Setelah China Mengutuk Kejutan Tarif Trump

Namun koalisi oposisi Liberal-Nasional mengatakan akan menjadi insiden besar jika pasukan Pertahanan Australia terlambat menyadari latihan tersebut dan harus diberitahu oleh pilot komersial.

Selanjutnya: BLU Sumbang PNBP Rp 104 Triliun ke APBN 2024

Menarik Dibaca: 4 Kesalahan yang Jarang Disadari Perempuan Saat Menstruasi



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Finance for Non Finance Entering the Realm of Private Equity

[X]
×