kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

China Pangkas Tarif Impor Bahan Baku Tembaga dan Aluminium Daur Ulang


Sabtu, 28 Desember 2024 / 11:23 WIB
ILUSTRASI. China atau Tiongkok akan memangkas tarif impor untuk etana dan bahan baku tembaga serta aluminium daur ulang tertentu mulai tahun depan.


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. China atau Tiongkok akan memangkas tarif impor untuk etana dan bahan baku tembaga serta aluminium daur ulang tertentu mulai tahun depan.

Kementerian Keuangan China, Sabtu (28/11), mengumumkan penyesuaian untuk berbagai kategori tarif impor, berlaku mulai 1 Januari, yang ditujukan untuk meningkatkan impor produk berkualitas tinggi, memperluas permintaan domestik, dan mempromosikan keterbukaan tingkat tinggi.

Seperti dikutip Reuters, tarif impor sementara di bawah tarif negara yang paling disukai China akan diterapkan pada 935 item. Tarif impor akan dikurangi untuk etana dan bahan baku tembaga dan aluminium daur ulang tertentu untuk memajukan pembangunan hijau dan rendah karbon.

Baca Juga: China Selidiki Impor Daging Sapi Imbas Kelebihan Pasokan yang Menekan Harga

Tarif akan naik pada komoditas termasuk molase dan bubuk pracampur yang mengandung gula akan meningkat tetapi akan dikurangi pada barang-barang seperti polimer olefin siklik, kopolimer etilena-vinil alkohol dan transmisi otomatis untuk kendaraan tujuan khusus seperti truk pemadam kebakaran dan kendaraan perbaikan.

Tarif impor juga akan dikurangi pada barang-barang seperti natrium zirkonium siklosilikat, vektor virus untuk terapi tumor CAR-T, dan kawat paduan nikel-titanium untuk implan bedah.

Perjanjian Perdagangan Bebas Tiongkok-Maladewa akan mulai berlaku pada 1 Januari, dengan penerapan pengurangan tarif, kata kementerian tersebut.

Baca Juga: Pembalasan Berlanjut, Tiongkok Perpanjang Investigasi Antidumping Brendi Eropa




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×