kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.657   -7,00   -0,04%
  • IDX 6.620   -16,80   -0,25%
  • KOMPAS100 866   -0,88   -0,10%
  • LQ45 656   -1,17   -0,18%
  • ISSI 231   0,64   0,28%
  • IDX30 367   -0,76   -0,21%
  • IDXHIDIV20 454   -0,16   -0,04%
  • IDX80 99   -0,07   -0,07%
  • IDXV30 126   0,61   0,49%
  • IDXQ30 118   -0,24   -0,21%

China Perketat Aturan Pembayaran Produsen Mobil kepada Pemasok


Senin, 07 September 2026 / 17:45 WIB
China Perketat Aturan Pembayaran Produsen Mobil kepada Pemasok
ILUSTRASI. Regulator China memperketat aturan mengenai pembayaran produsen otomotif kepada pemasok untuk meredam perang harga (Hu Xiaofei/VCG via Reuters)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Regulator China memperketat aturan mengenai pembayaran produsen otomotif kepada pemasok. Kebijakan ini ditujukan untuk menutup celah dalam komitmen pembayaran sukarela yang sebelumnya disepakati industri, termasuk praktik penundaan proses penerimaan produk dan penggunaan instrumen pembayaran non-tunai.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah China meredam perang harga yang semakin ketat di industri otomotif. Tahun lalu, sejumlah produsen mobil besar di China berkomitmen membayar pemasok dalam waktu maksimal 60 hari setelah muncul keluhan dari produsen baja dan pemasok komponen lainnya.

Namun, siklus pembayaran di industri otomotif China masih lebih panjang dibandingkan dengan produsen otomotif multinasional yang telah lebih matang. Kondisi tersebut dinilai masih memiliki ruang untuk diperbaiki.

Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT) menyampaikan bahwa aturan baru tersebut tidak hanya menetapkan batas waktu pembayaran, tetapi juga memperjelas kapan penghitungan periode pembayaran dimulai.

Regulator juga menetapkan batas waktu untuk proses penerimaan produk serta mendorong penyelesaian pembayaran secara tunai yang lebih cepat, terutama bagi pemasok usaha kecil dan menengah.

Baca Juga: Dicurigai Lakukan Spionase Teknologi Semikonduktor, Belgia Tahan Warga China

Selain pengadaan suku cadang, cakupan aturan diperluas hingga mencakup perusahaan penyedia jasa rekayasa dan layanan lainnya yang bekerja sama dengan produsen otomotif.

Produsen Mobil Didorong Hindari Pembayaran Non-Tunai

Dalam aturan baru tersebut, produsen mobil juga didorong untuk tidak memaksa pemasok menerima surat berharga komersial, surat utang rantai pasokan, maupun instrumen pembayaran non-tunai lainnya.

Kebijakan ini penting bagi pemasok kecil dan menengah karena penggunaan instrumen non-tunai dapat membuat mereka membutuhkan waktu lebih lama untuk memperoleh dana tunai dari hasil penjualan produk atau jasa kepada produsen otomotif.

MIIT bersama Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar China dan sejumlah lembaga pemerintah lainnya akan melakukan pemeriksaan bersama terhadap produsen otomotif yang memiliki saldo utang usaha kepada pemasok dalam jumlah besar.

Pemeriksaan juga akan diarahkan kepada perusahaan yang diduga sengaja memperpanjang periode pembayaran atau menerima keluhan berulang dari pemasok kecil dan menengah.

Produsen yang dinilai bermasalah akan diwajibkan memperbaiki praktik pembayaran mereka. Sementara itu, perusahaan yang terbukti melanggar hukum atau peraturan akan dikenakan sanksi.

Baca Juga: Harga Minyak Mendekati US$100 per Barel, Serangan AS-Iran Ganggu Selat Hormuz

Regulator belum memberikan rincian mengenai jenis maupun besaran sanksi yang akan diterapkan.

Pengawasan Pembayaran Pemasok Diperketat

Untuk meningkatkan transparansi, produsen otomotif diwajibkan menyampaikan laporan pembayaran kepada pemasok setiap semester dan tahunan.

Regulator juga akan menerbitkan penilaian tahunan yang dilakukan pihak ketiga. Mekanisme tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan terhadap praktik pembayaran dalam rantai pasok otomotif China.

Langkah ini dilakukan ketika industri otomotif China menghadapi persaingan harga yang semakin agresif. Produsen mobil berlomba menawarkan harga lebih rendah untuk mempertahankan pangsa pasar, sementara tekanan terhadap pemasok turut meningkat.

Dengan aturan pembayaran yang lebih ketat, pemerintah China berupaya memastikan tekanan persaingan di tingkat produsen tidak sepenuhnya dialihkan kepada pemasok melalui pembayaran yang semakin panjang.

Kebijakan tersebut juga diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas rantai pasok otomotif, khususnya bagi perusahaan kecil dan menengah yang memiliki ketergantungan lebih besar terhadap arus kas dari pelanggan utama mereka.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×