kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

China perketat pemeriksaan di perbatasan Rusia dan setuju uji coba vaksin corona


Selasa, 14 April 2020 / 11:25 WIB
ILUSTRASI. Travellers line up with their belongings outside Hankou Railway Station after travel restrictions to leave Wuhan, the capital of Hubei province and China's epicentre of the novel coronavirus disease (COVID-19) outbreak, were lifted, April 8, 2020. REUTERS


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Vaksin eksperimental tengah dikembangkan oleh unit Sinovac Biotech (SVA.O) yang berbasis di Beijing, dan oleh Institut Produk Biologi Wuhan, afiliasi dari Grup Farmasi Nasional China milik negara.

Pada bulan Maret, China memberi lampu hijau untuk percobaan klinis lain untuk calon vaksin virus corona yang dikembangkan oleh Akademi Ilmu Kedokteran Militer China yang didukung militer dan perusahaan bioteknologi yang terdaftar di Hong Kong, CanSino Bio (6185.HK).

Baca Juga: Ridwan Kamil prediksi Jawa Barat akan mendekati kondisi normal bila warga disiplin

Tak lama setelah pengembang obat AS Moderna ( MRNA.O) mengatakan telah memulai tes manusia untuk vaksin mereka dengan US National Institutes of Health.

Pada pertemuan yang dipimpin oleh Perdana Menteri Li Keqiang pada hari Senin, gugus tugas coronavirus Cina memutuskan untuk mengerahkan lebih banyak sumber daya kesehatan di perbatasannya.




TERBARU

[X]
×