kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

China serukan pemulihan hubungan Beijing-Washington yang rusak


Senin, 22 Februari 2021 / 12:05 WIB
China serukan pemulihan hubungan Beijing-Washington yang rusak
ILUSTRASI. Beijing siap untuk membuka kembali dialog konstruktif dengan Washington setelah hubungan antara kedua negara merosot ke level terendah. KONTAN/Fransiskus Simbolon/16/05/2019


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Diplomat senior China Wang Yi mengatakan pada hari Senin (22/2/2021) bahwa Amerika Serikat dan China dapat bekerja sama dalam masalah seperti perubahan iklim dan pandemi virus corona jika mereka memperbaiki hubungan bilateral mereka yang rusak.

Melansir Reuters, Wang, seorang anggota dewan negara dan menteri luar negeri China, mengatakan Beijing siap untuk membuka kembali dialog konstruktif dengan Washington setelah hubungan antara kedua negara merosot ke level terendah dalam beberapa dekade di bawah pemerintahan mantan presiden AS Donald Trump.

Wang meminta Washington untuk menghapus tarif atas barang-barang China dan meninggalkan apa yang dia katakan sebagai penindasan irasional terhadap sektor teknologi China. Menurutnya, itu merupakan langkah-langkah yang akan menciptakan kondisi yang diperlukan untuk kembali bekerja sama.

Sebelum Wang berbicara di sebuah forum yang disponsori oleh kementerian luar negeri, para pejabat memutar rekaman dari "diplomasi ping-pong" tahun 1972 ketika pertukaran pemain tenis meja membuka jalan bagi Presiden AS Richard Nixon untuk mengunjungi China.

Baca Juga: China tambah kemampuan militer, Laut China Selatan bisa jadi tempat perang berikutnya

Wang mendesak Washington untuk menghormati kepentingan inti China, berhenti "mencoreng" Partai Komunis yang berkuasa, berhenti mencampuri urusan dalam negeri Beijing, dan berhenti "berkomplot" dengan pasukan separatis untuk kemerdekaan Taiwan.

"Selama beberapa tahun terakhir, Amerika Serikat pada dasarnya memutuskan dialog bilateral di semua tingkatan," kata Wang dalam sambutan yang telah disiapkan yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

Baca Juga: Ini pesan keras Amerika atas undang-undang penembakan Beijing




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×