kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

China siaga tinggi di Laut China Selatan, sebut Amerika sebagai biang onar!


Senin, 04 Mei 2020 / 09:41 WIB
ILUSTRASI. Kapal induk AS dan Australia di Laut China Selatan. Australia Department Of Defence/Handout via REUTERS 


Sumber: South China Morning Post | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Juru bicara kementerian pertahanan China Wu Qian mengatakan, Beijing telah "mengawasi dengan cermat dan waspada" terhadap kegiatan militer AS dan Australia.

"Seringnya operasi militer di Laut China Selatan oleh negara-negara ekstra-regional seperti AS dan Australia tidak kondusif bagi perdamaian dan stabilitas di Laut China Selatan dan kami dengan tegas menentang mereka," kata Wu seperti yang dikutip South China Morning Post.

Baca Juga: Dukung Taiwan dilibatkan dalam WHO, hubungan AS bakal tambah panas dengan China?

"Berkali-kali, AS telah membuktikan diri sebagai kekuatan terbesar dalam mendorong militerisasi di Laut China Selatan dan pembuat onar dalam mencegah perdamaian dan stabilitas di kawasan itu," tambah Wu.

Pada hari Selasa, Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat mengatakan misi USS Barry di dekat Paracels yang dikontrol Beijing adalah "intrusi ke dalam perairan wilayah China".

Baca Juga: China ancam boikot Australia, ini pemicu utamanya

Komando itu mengatakan pihaknya berusaha melakukan patroli udara dan laut untuk "melacak, memantau, memverifikasi, mengidentifikasi dan mengusir" kapal-kapal Amerika.




TERBARU

[X]
×