kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.805.000   -25.000   -0,88%
  • USD/IDR 17.310   97,00   0,56%
  • IDX 7.379   -163,01   -2,16%
  • KOMPAS100 1.004   -27,06   -2,62%
  • LQ45 716   -20,09   -2,73%
  • ISSI 267   -5,87   -2,15%
  • IDX30 393   -8,15   -2,03%
  • IDXHIDIV20 483   -9,27   -1,88%
  • IDX80 112   -3,07   -2,66%
  • IDXV30 140   -1,20   -0,85%
  • IDXQ30 126   -2,76   -2,14%

China targetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6% di tahun 2021


Jumat, 05 Maret 2021 / 11:17 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria berjalan dengan payung melewati foto Presiden China XI Jinping di sebuah jalan menjelang Kongres Rakyat Nasional (NPC) di Shanghai, China, Senin (1/3/2021).


Sumber: Kyodo | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Pada hari Kamis (4/3), China berjanji untuk meninjau sistem pemilu di Hong Kong. Banyak pihak yang pro-demokrasi merasa bahwa langkah ini akan mengancam demokrasi, kebebasan, dan hak asasi manusia di sana.

Di bawah kebijakan "satu negara, dua sistem" China, Hong Kong dijanjikan akan menikmati hak dan kebebasan wilayah semi-otonom selama 50 tahun setelah kembali ke pemerintahan China pada tahun 1997.

Li juga mengatakan bahwa China akan melakukan segala hal untuk mencegah upaya kemerdekaan Taiwan.

Taiwan dan China daratan telah memiliki pemerintahan yang terpisah sejak 1949, atau pasca perang saudara. Di bawah Presiden Tsai Ing-wen yang condong ke arah kemerdekaan, hubungan kedua negara semakin memburuk.

Selanjutnya: Tim WHO berubah sikap, curiga teori China soal asal muasal Covid-19




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×