kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.921   10,00   0,06%
  • IDX 6.418   83,12   1,31%
  • KOMPAS100 847   11,77   1,41%
  • LQ45 638   5,68   0,90%
  • ISSI 221   3,45   1,58%
  • IDX30 359   2,35   0,66%
  • IDXHIDIV20 442   1,18   0,27%
  • IDX80 96   1,23   1,29%
  • IDXV30 120   0,81   0,68%
  • IDXQ30 115   0,49   0,43%

Ciptakan vaksin virus corona, ilmuwan Inggris membuat terobosan


Rabu, 05 Februari 2020 / 16:38 WIB
ILUSTRASI. Petugas memeriksa suhu penumpang dengan pemindai termal pada saat kedatangan di Stasiun Sudirman, Jakarta, 4 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan, uji coba obat-obatan sedang dilakukan di beberapa rumahsakit di Kota Wuhan, pusat wabah virus corona baru. Thepaper.cn melaporkan, sekitar 270 pasien ambil bagian dalam penelitian itu.

Baca Juga: Virus corona dapat dicegah dengan imunostimulan

Sementara obat antivirus eksperimental, Remdesivir, yang Gilead Sciences kembangkan diberikan kepada pasien Amerika Serikat (AS) pertama pada pekan lalu. Yakni, seorang pria berusia 35 tahun yang kondisinya tampak membaik dalam sehari.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga sedang bekerja dengan para mitra untuk mempercepat penelitian dan pengembangan obat untuk mengobati penyakit seperti pneumonia. Meskipun antibiotik tidak bekerja pada virus, hanya infeksi bakteri, pasien bisa diberikan antibiotik untuk melawan koinfeksi.




TERBARU

[X]
×