kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.818   -49,00   -0,27%
  • IDX 6.473   78,84   1,23%
  • KOMPAS100 837   12,32   1,49%
  • LQ45 635   7,88   1,26%
  • ISSI 228   3,19   1,42%
  • IDX30 354   2,94   0,84%
  • IDXHIDIV20 430   2,42   0,57%
  • IDX80 96   1,34   1,43%
  • IDXV30 120   0,45   0,38%
  • IDXQ30 112   0,78   0,70%

Citi, HSBC, dan Standard Chartered Adopsi AI Ant International untuk Valas


Kamis, 20 Agustus 2026 / 09:16 WIB
Citi, HSBC, dan Standard Chartered Adopsi AI Ant International untuk Valas
ILUSTRASI. HSBC Holdings Plc (REUTERS/Henry Romero)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Sejumlah bank global mulai mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) khusus untuk mengelola risiko likuiditas dan kebutuhan valuta asing (valas). Salah satunya melalui teknologi yang dikembangkan Ant International.

Melansir Reuters, Ant International, perusahaan fintech yang berbasis di Singapura, pada Kamis (20/8/2026) meluncurkan versi terbaru model kecerdasan buatannya, Falcon Time-Series Transformer Model 2.0.

Baca Juga: GLOBAL MARKETS - Obligasi Stabil Setelah AS Redam Gejolak Pasar & Saham Asia Menguat

General Manager Platform Technology Ant International Kelvin Li mengatakan, teknologi tersebut telah digunakan melalui kerja sama dengan enam bank besar, termasuk Citigroup (Citi), HSBC, Deutsche Bank, Standard Chartered, dan Barclays.

Peluncuran ini berlangsung ketika lembaga keuangan global semakin agresif mengintegrasikan teknologi AI ke dalam operasional inti, termasuk untuk pengelolaan likuiditas dan risiko pasar.

Menurut Li, Falcon Time-Series Transformer Model 2.0 dirancang khusus untuk menangani skenario di sektor keuangan.

Model tersebut diklaim memiliki keunggulan dibandingkan model AI generatif umum yang masih menghadapi keterbatasan dalam penerapan di sektor keuangan.

"Peramalan yang akurat dapat memangkas biaya lindung nilai dan alokasi valuta asing lebih dari 60%," ujar Li.

Baca Juga: Ekspor Gandum Rusia dan Ukraina melalui Laut Hitam Terhenti, Harga Melonjak

AI Khusus Sektor Keuangan

Ant International menilai kebutuhan terhadap AI khusus sektor keuangan semakin meningkat seiring lembaga keuangan menghadapi kompleksitas pasar dan kebutuhan pengelolaan likuiditas yang lebih presisi.

Model Falcon dikembangkan untuk melakukan analisis dan prediksi terhadap data deret waktu atau time series, yang dapat digunakan dalam berbagai kebutuhan finansial, termasuk pengelolaan valuta asing.

Li mengatakan model AI umum masih belum mencapai terobosan yang bersifat universal dalam penerapannya di sektor keuangan.

Karena itu, model yang dirancang secara khusus untuk kebutuhan industri dinilai memiliki keunggulan dalam menangani skenario keuangan tertentu.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Stabil Kamis (20/8), Brent ke US$91,87 dan WTI ke US$85,81

Ant International merupakan afiliasi luar negeri dari Ant Group, perusahaan fintech China yang didirikan oleh Jack Ma.

Perusahaan tersebut tengah memperluas bisnis internasionalnya. Pada Juli 2026, Ant International menggalang dana sekitar US$1,2 miliar dalam aksi penggalangan modal terbaru.

Pendanaan tersebut menjadi bagian dari upaya Ant International memperluas bisnis dan teknologi finansialnya di pasar global.




TERBARU

[X]
×