kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Corona di Amerika sentuh 800.000 kasus, melonjak dua kali lipat dalam dua minggu


Rabu, 22 April 2020 / 05:13 WIB
ILUSTRASI. Seorang perawat mengenakan Alat Pelindung Diri di salah satu RS di New York. REUTERS/Lucas Jackson 


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Kematian terkait virus corona di Amerika Serikat mencapai puncak pada 15 April lalu dengan angka 2.806 kasus. Ini menjadikan 15 April sebagai hari paling mematikan epidemi corona di dunia.

Namun, titik-titik panas masih muncul di Chicago, Boston, dan Philadelphia.

Baca Juga: Trump melarang imigran masuk Amerika Serikat

New York berada di episentrum krisis kesehatan AS, yang melibatkan hampir setengah dari kematian di seluruh negeri, dan telah mengambil sikap hati-hati dalam membuka kembali bisnis dan sekolah.

Pada hari Senin, Kota New York mengatakan bahwa konser dan acara besar lainnya akan dibatalkan hingga Juni, kontras dengan beberapa negara bagian selatan seperti Georgia dan Carolina Selatan yang mulai melonggarkan kebijakan penguncian mereka.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×