kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Cuaca Panas Ekstrem Bikin Aktivitas Bisnis Prancis Kembali Tertekan di Agustus


Jumat, 21 Agustus 2026 / 20:49 WIB
Cuaca Panas Ekstrem Bikin Aktivitas Bisnis Prancis Kembali Tertekan di Agustus
ILUSTRASI. Menurut data awal S&P Global, Flash France Composite Output Index turun menjadi 48,8 pada Agustus (REUTERS/Abdul Saboor)


Reporter: Harris Hadinata | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - LONDON. Aktivitas sektor swasta Prancis kembali mengalami kontraksi pada Agustus 2026. Pelemahan terutama terjadi pada sektor jasa akibat penurunan permintaan dan cuaca panas ekstrem, sementara sektor manufaktur justru menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Berdasarkan data awal S&P Global, Flash France Composite Output Index turun menjadi 48,8 pada Agustus, dari 49,4 pada Juli. Angka di bawah 50 menunjukkan kontraksi aktivitas bisnis. Posisi tersebut sekaligus menandai kontraksi selama delapan bulan berturut-turut dan menjadi level terendah dalam dua bulan.

Sektor jasa menjadi sumber utama tekanan. Flash France Services PMI Business Activity Index merosot menjadi 48,4, dari 49,6 pada Juli. Sejumlah perusahaan, terutama di sektor jasa, menyebut suhu panas ekstrem sebagai salah satu faktor yang menekan aktivitas dan permintaan.

Sebaliknya, sektor manufaktur mulai menunjukkan perbaikan. Flash France Manufacturing PMI naik menjadi 51,5 pada Agustus, dari 49,8 pada Juli. Ini merupakan level tertinggi dalam empat bulan dan sekaligus menandai kembalinya sektor manufaktur ke zona ekspansi.

Baca Juga: Kembali Menguat, PMI Manufaktur Jerman Cetak Rekor Tertinggi 51 Bulan

Perbaikan juga terlihat pada output manufaktur. Manufacturing Output Index meningkat menjadi 50,7, dari 48,5 pada Juli, sekaligus menjadi level tertinggi dalam empat bulan. Kenaikan tersebut menandai pertumbuhan produksi manufaktur untuk pertama kalinya sejak April.

Namun, pemulihan manufaktur belum mampu mengimbangi lemahnya sektor jasa. Pesanan baru sektor swasta turun untuk bulan kesembilan berturut-turut. Permintaan ekspor juga melemah dengan laju yang lebih cepat dibandingkan Juli.

Perusahaan juga mengurangi tumpukan pekerjaan yang belum terselesaikan. Backlog of work turun dengan laju tercepat dalam 18 bulan, menunjukkan kapasitas produksi yang tersedia masih lebih besar dibandingkan permintaan yang masuk.

Senior Principal Economist S&P Global Market Intelligence Joe Hayes menyebut kondisi ekonomi Prancis pada Agustus masih lemah. “Laporan PMI awal menunjukkan satu bulan lagi kondisi ekonomi yang rapuh, dengan sejumlah perusahaan, terutama di sektor jasa, menyebut panas ekstrem sebagai alasan rendahnya aktivitas dan permintaan,” sebut Hayes, dalam rilis resmi, Jumat (21/8/2026).

Baca Juga: Steadfast Group Terima Tawaran Akuisisi Senilai A$ 7,7 Miliar dari Konsorsium AS

Hayes mengatakan masih terdapat sisi positif dari sektor manufaktur, yang kembali menunjukkan peningkatan aktivitas setelah sebelumnya terdorong oleh penumpukan persediaan. “Ada energi baru di sektor manufaktur, dengan produksi meningkat untuk pertama kalinya sejak lonjakan yang didorong penumpukan persediaan pada April,” tutur dia.

Di pasar tenaga kerja, kondisi masih belum sepenuhnya membaik. Jumlah pekerja sektor swasta turun untuk bulan keempat berturut-turut. Perusahaan manufaktur memang meningkatkan jumlah pekerja dengan laju tercepat dalam satu tahun, tetapi hal tersebut belum mampu mengimbangi pengurangan tenaga kerja di sektor jasa.

Tekanan harga input juga mulai mereda. Inflasi biaya input sektor swasta melambat ke level terendah dalam lima bulan. Namun, tingkat inflasi tersebut masih lebih tinggi dibandingkan level sebelum pecahnya perang di Timur Tengah pada awal tahun.

Di sektor jasa, harga jual bahkan meningkat dengan laju tercepat sejak Mei. Sementara itu, kenaikan harga barang manufaktur melambat sehingga inflasi harga output secara keseluruhan relatif tidak berubah dibandingkan Juli.

Baca Juga: Arus Masuk Dana Ekuitas Global Capai Level Tertinggi dalam Tiga Pekan

Prospek dunia usaha juga memburuk. Optimisme perusahaan terhadap aktivitas 12 bulan ke depan turun setelah mencapai level tertinggi dalam empat bulan pada Juli. Tingkat kepercayaan tersebut menjadi yang terendah sejak Mei dan berada di bawah rata-rata historis survei.

Perusahaan mengaitkan memburuknya prospek dengan ketidakpastian lingkungan internasional dan situasi politik domestik Prancis. Kondisi tersebut menambah tantangan bagi perekonomian Prancis yang sebelumnya tumbuh 0,2% pada kuartal II-2026.

Dengan demikian, data PMI awal Agustus menunjukkan pemulihan ekonomi Prancis masih belum solid. Manufaktur mulai bangkit, tetapi kontraksi jasa dan melemahnya permintaan membuat aktivitas sektor swasta secara keseluruhan kembali berada di bawah ambang ekspansi.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×