kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.890.000   -66.000   -2,23%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Cuma satu digit, China laporkan tiga kasus baru virus corona


Senin, 27 April 2020 / 19:06 WIB
Cuma satu digit, China laporkan tiga kasus baru virus corona
ILUSTRASI. Seorang wanita yang mengenakan masker wajah membersihkan pintu masuk sebuah toko di Beijing, setelah wabah penyakit virus corona baru (COVID-19), di Tiongkok, 17 April 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. China hanya melaporkan tiga kasus baru virus corona terkonfirmasi pada Minggu (26/4), turun dari 11 kasus di hari sebelumnya, dan tanpa kematian anyar.

Melansir Reuters, Komisi Kesehatan Nasional China, Senin (27/4) mengatakan, dari kasus-kasus baru, sebanyak dua di antaranya adalah kasus impor, turun dari lima kasus pada hari sebelumnya.

Satu lagi adalah kasus infeksi lokal di Provinsi Heilongjiang. China juga melaporkan 25 kasus baru virus corona asimptomatik alias tanpa gejala berbanding 30 kasu di hari sebelumnya.

Baca Juga: Wah, peneliti Hong Kong temukan lapisan antivirus corona

Cina sekarang memiliki total 82.830 kasus virus corona. Sementara angka kematian mencapai 4.633 orang, termasuk satu kematian lagi di Beijing dalam penghitungan yang sebelumnya tidak diketahui.

Saat ini, Pemerintah China akan memfokuskan pengujian virus corona pada kelompok berisiko tinggi, seperti orang-orang dari daerah yang terinfeksi atau dengan gejala klinis Covid-19.

Pemerintah China mengatakan baru-baru ini, mereka bermaksud untuk melakukan pengujian yang lebih luas biar bisa dengan cepat mengidentifikasi dan mengisolasi pembawa virus corona.

Baca Juga: PM Selandia Baru: Kami telah menangkan pertempuran lawan virus corona

Tetapi, Cina mengungkapkan, keakuratan tes harus mereka tingkatkan dan menetapkan lebih banyak laboratorium untuk tempat pengujian virus corona.

"Strategi pengujian saat ini cocok dengan strategi pengendalian dan pencegahan epidemi kami," kata Jin Qi, Presiden Institute of Pathogen Biology di Chinese Academy of Medical Sciences dan Peking Union Medical College, seperti dikutip Reuters.

Jin menyebutkan dalam konferensi pers, Senin (27/4), tes virus sedang China lakukan, sebagian besar pada kelompok berisiko tinggi, seperti orang dengan gejala atau dari daerah yang terinfeksi, sekolah, serta rumahsakit.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×