kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.045   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.718   -121,56   -2,08%
  • KOMPAS100 755   -16,48   -2,14%
  • LQ45 568   -12,96   -2,23%
  • ISSI 200   -3,01   -1,48%
  • IDX30 321   -7,65   -2,33%
  • IDXHIDIV20 396   -10,29   -2,53%
  • IDX80 85   -1,85   -2,12%
  • IDXV30 108   -3,38   -3,04%
  • IDXQ30 104   -2,40   -2,26%

CureVac bantah dapat tawaran dari Trump untuk produksi vaksin hanya buat AS


Rabu, 18 Maret 2020 / 00:40 WIB
ILUSTRASI. Gambar mikroskop elektron pemindai ini menunjukkan virus corona Wuhan atau Covid-19 (kuning) di antara sel manusia (merah). Sampel virus diambil dari seorang pasien AS yang terinfeksi. Para ahli menambahkan gambar agar lebih tampak.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Jika berhasil dalam uji klinis, CureVac akan siap untuk memproduksi hingga 10 juta dosis dalam satu siklus produksi yang biasanya berlangsung beberapa minggu. Butuh lebih dari satu dosis untuk mengimunisasi seseorang.

"Produksi bisa naik hingga satu miliar dosis dalam satu siklus produksi tunggal," kata Chief Production Officer CureVac Florian von der Muelbe di sebuah pabrik baru untuk vaksin Covid-19 yang sedang perusahaan ini bangun dengan dukungan keuangan dari Uni Eropa.

Baca Juga: Temukan vaksin virus corona, hari ini AS uji coba ke 45 sukarelawan

Awal bulan ini, CEO CureVac saat itu Daniel Menichella bertemu Presiden Donald Trump, Wakil Presiden Mike Pence, Anggota Gugus Tugas Virus Corona AS, dan perusahaan farmasi untuk membahas vaksin.

Melansir Reuters, Dietmar Hopp, yang memiliki lebih dari 80% saham CureVac, mengatakan pada Minggu (15/3), dia tidak menjual dan ingin CureVac mengembangkan vaksin untuk "membantu orang tidak hanya secara regional tetapi dalam solidaritas di seluruh dunia".




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×