kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Daftar 10 negara masuk jurang resesi ekonomi akibat pandemi corona


Kamis, 13 Agustus 2020 / 15:32 WIB
Daftar 10 negara masuk jurang resesi ekonomi akibat pandemi corona
ILUSTRASI. Daftar 10 negara masuk jurang resesi ekonomi akibat pandemi corona. REUTERS/Peter Nicholls


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

7. Jepang

Resesi juga hinggap di Jepang. Negeri Sakura itu melaporkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I tahun 2020 minus 3,4 persen. Padahal, pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV tahun 2019 minus 6,4 persen.

8. Hong Kong

Resesi ekonomi yang terjadi di Hong Kong sebenarnya sudah terjadi sejak awal tahun 2020. Aksi protes yang memukul sektor ritel dan pariwisata membuat pertumbuhan ekonomi minus sejak kuartal III dan kuartal IV tahun 2019.

Pada kuartal III tahun 2019 minus 2,8 persen dan kuartal IV tahun 2019 minus 3 persen. Kondisi kemudian diperburuk dengan pandemi Covid-19. Pada kuartal I tahun 2020 pertumbuhan ekonomi Hong Kong minus 9,1 persen, sedangkan kuartal II tahun 2020 minus 9 persen.

Baca juga: Kim Jong Un marah besar dan hukum mati 6 orang, ini penyebabnya

9. Singapura

Negara di Asia Tenggara yang pertama mengalami resesi adalah Singapura. Pada kuartal I tahun 2020 pertumbuhan ekonomi Singapura tercatat minus 0,7 persen. Kontraksi tersebut berlanjut pada kuartal II tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di Singapura minus 12,6 persen.

Pemerintah Singapura memperoyeksikan ekonomi tren tersebut akan berlangsung hingga akhir tahun dengan kisaran minus 4 hingga 7 persen.

10. Filipina

Otoritas Statistik Filipina menyatakan produk domestik bruto (PBD) pada kuartal II tahun 2020 minus 16,5 persen. Sebelumnya, Filipina pada kuartal I tahun 2020 juga mengumumkan pertumbuhan ekonomi minus 0,7 persen. Sektor utama penyumbang penyusutan ekonomi Filipina adalah manufaktur, konstruksi, serta transportasi dan penyimpanan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Inggris Tumbang, Kini 10 Negara Jatuh ke Jurang Resesi",

Penulis : Jawahir Gustav Rizal
Editor : Jihad Akbar




TERBARU

[X]
×