kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.509   9,00   0,05%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Daftar CEO Top AS yang Disebut Ikut Trump ke China, Siap Amankan Proyek Besar?


Jumat, 08 Mei 2026 / 05:17 WIB
Daftar CEO Top AS yang Disebut Ikut Trump ke China, Siap Amankan Proyek Besar?
ILUSTRASI. Para CEO perusahaan besar AS dampingi Donald Trump ke China pekan depan. Ada potensi kesepakatan bisnis bernilai triliunan menanti di sana. (via REUTERS/White House)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Pemerintahan Presiden Donald Trump dilaporkan mengundang para CEO dari sejumlah perusahaan besar Amerika Serikat untuk mendampingi kunjungan presiden ke China pekan depan.

Menurut laporan Semafor yang dikutip Reuters, perusahaan yang masuk daftar undangan antara lain Nvidia, Apple, Exxon, dan Boeing.

Selain itu, eksekutif dari Qualcomm, Blackstone, Citigroup, serta Visa juga disebut berada dalam daftar undangan tersebut.

Seseorang yang mengetahui masalah ini mengonfirmasi bahwa CEO Citigroup, Jane Fraser, termasuk yang diundang. Qualcomm juga membenarkan adanya undangan tersebut, namun menolak memberikan komentar lebih lanjut.

Reuters belum dapat mengonfirmasi seluruh daftar perusahaan yang diundang. Namun, sumber lain menyebut sejumlah CEO menerima undangan pada Rabu malam.

Gedung Putih, Visa, Apple, dan Citigroup belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar. Sementara Nvidia, Blackstone, dan Boeing menolak berkomentar.

Laporan ini muncul di tengah meningkatnya spekulasi mengenai kemungkinan tercapainya berbagai kesepakatan bisnis selama kunjungan Donald Trump ke Beijing untuk bertemu Presiden China Xi Jinping pekan depan.

Baca Juga: Tok! Pengadilan Dagang AS Putuskan Tarif Global 10% Trump Tidak Sah

CEO Boeing, Kelly Ortberg, pada April lalu mengatakan kepada Reuters bahwa perusahaannya berharap pemerintahan Trump dapat membantu membuka jalan bagi pesanan besar dari China yang telah lama tertunda.

China dan Boeing disebut telah menjalani negosiasi panjang terkait potensi pembelian sekitar 500 unit pesawat 737 MAX ditambah puluhan pesawat berbadan lebar (widebody).

Jika terealisasi, kesepakatan tersebut akan menjadi pesanan besar pertama China kepada Boeing sejak 2017 dan dipandang sebagai kemenangan penting dalam pertemuan antara kedua pemimpin negara.

Tabel CEO dan Perusahaan yang Disebut Diundang ke China

Perusahaan Sektor
Nvidia Teknologi & AI
Apple Teknologi
Exxon Energi
Boeing Dirgantara
Qualcomm Semikonduktor
Blackstone Investasi
Citigroup Perbankan
Visa Sistem pembayaran

Tonton: Subsidi Kendaraan Listrik, Hyundai Yakin Bisa Dongkrak Minat Konsumen

Potensi Dampak Ekonomi

Dampak Penjelasan
Penguatan hubungan bisnis AS-China Mendorong investasi dan perdagangan
Peluang kontrak besar Boeing Potensi pembelian 500 pesawat
Dukungan bagi sektor teknologi AS Memperluas akses pasar China
Sentimen positif pasar global Investor menanti hasil pertemuan
Pengurangan tensi dagang Membuka ruang negosiasi baru




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×