Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Perusahaan roket dan satelit milik Elon Musk, SpaceX, membidik valuasi hingga US$ 1,75 triliun saat melantai di bursa melalui initial public offering (IPO).
Jika terealisasi, valuasi tersebut berpotensi menjadikan SpaceX sebagai salah satu perusahaan terbesar di dunia.
Saat ini, SpaceX terakhir kali dinilai sekitar US$ 1 triliun setelah mengakuisisi startup kecerdasan buatan xAI pada Februari lalu. Transaksi itu menempatkan valuasi xAI di kisaran US$ 250 miliar.
Baca Juga: Saham Deutsche Telekom Merosot di Tengah Laporan Pembicaraan Merger dengan T-Mobile
Selain SpaceX, sejumlah perusahaan teknologi besar lainnya juga dikabarkan tengah bersiap menuju IPO tahun ini, seperti OpenAI dan Anthropic.
Melansir Reuters Rabu (22/4/2026), berdasarkan data PitchBook, berikut daftar perusahaan swasta terbesar dunia berdasarkan valuasi terbaru:
- SpaceX: US$ 1,25 triliun
- OpenAI: US$ 852 miliar
- Anthropic: US$ 380 miliar
- ByteDance: US$ 300 miliar
- Stripe: US$ 159 miliar
- Databricks: US$ 134 miliar
- Waymo: US$ 126 miliar
- Reliance Retail: US$ 100 miliar
- Ant Group: US$ 78,6 miliar
- Revolut: US$ 75 miliar
- Scale AI: US$ 74,1 miliar
- Shein: US$ 66 miliar
- Canva: US$ 42 miliar
- Checkout.com: US$ 40 miliar
Baca Juga: Recall 140.000 Ford Ranger di AS: Kabel Rusak Picu Risiko Korsleting Fatal
Gelombang IPO dari perusahaan teknologi raksasa ini diperkirakan akan menjadi salah satu katalis utama pasar global tahun ini, terutama di tengah meningkatnya minat terhadap sektor kecerdasan buatan (AI) dan ekonomi digital.













