kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Dalam 24 jam, India toreh lagi rekor kematian dan kasus baru Covid-19


Jumat, 07 Mei 2021 / 06:14 WIB
Dalam 24 jam, India toreh lagi rekor kematian dan kasus baru Covid-19
ILUSTRASI. Pemerintah India melaporkan rekor 412.262 kasus baru Covid-19 dan rekor kematian harian 3.980 kasus pada Kamis (6/5/2021). REUTERS/Adnan Abidi


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Di beberapa desa di mana badan amal itu bekerja di negara bagian utara Uttar Pradesh -rumah bagi sekitar 200 juta orang- hampir ada yang meninggal di setiap rumah.

“Orang-orang ketakutan dan meringkuk di rumah mereka karena demam dan batuk. Gejalanya semuanya Covid-19, tetapi tanpa informasi yang tersedia, banyak yang mengira itu adalah flu musiman," jelas Kumar.

Penasihat ilmiah terkemuka negara itu telah memperingatkan kemungkinan gelombang infeksi ketiga.

"Fase 3 tidak bisa dihindari, mengingat tingginya tingkat virus yang beredar. Tapi tidak jelas pada skala waktu apa fase 3 ini akan terjadi. Kita harus bersiap untuk gelombang baru," kata penasihat ilmiah utama pemerintah, K. VijayRaghavan dalam jumpa pers pada hari Rabu.

Baca Juga: Penasihat utama India: Waspada gelombang III corona, pasca gelombang II, bersiaplah

Perdana Menteri Narendra Modi telah mendapatkan banyak kritik karena tidak bertindak cepat untuk menekan penyebaran gelombang kedua, setelah festival keagamaan dan kampanye politik menarik puluhan ribu orang dalam beberapa pekan terakhir dan menjadi acara "penyebar super".

Lonjakan infeksi juga bertepatan dengan penurunan drastis dalam vaksinasi karena masalah pasokan dan pengiriman, meskipun India adalah produsen vaksin utama.

Namun, 1,9 juta sampel diuji untuk Covid-19 pada hari Rabu, setelah penurunan dalam jumlah pengujian harian, kata Dewan Penelitian Medis India di Twitter.

Pengujian harian mencapai puncak 1,95 juta pada hari Sabtu.

Selanjutnya: Mengerikan, pekan lalu India sumbang 46% dari total kasus virus corona global




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×