Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Iran sangat ingin mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat dan meyakini bahwa perjanjian tersebut akan memberikan manfaat bagi Washington maupun sekutu-sekutunya.
Pernyataan itu disampaikan Trump melalui unggahan di platform Truth Social pada Senin (1/6/2026), hanya beberapa jam setelah militer AS mengumumkan serangan terhadap sejumlah fasilitas militer Iran pada akhir pekan lalu.
Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah menargetkan sebuah pangkalan militer AS sebagai respons atas serangan tersebut. Aksi saling serang ini menjadi perkembangan terbaru dalam rangkaian eskalasi yang terjadi di tengah upaya negosiasi untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama tiga bulan.
"Iran benar-benar ingin membuat kesepakatan, dan itu akan menjadi kesepakatan yang baik bagi Amerika Serikat serta mereka yang bersama kami," tulis Trump di Truth Social sekitar satu jam setelah tengah malam.
Baca Juga: Bursa Asia Menguat Didorong Demam AI, Ketegangan AS-Iran Angkat Harga Minyak
Meski demikian, Trump mengeluhkan bahwa berbagai komentar politik yang muncul terkait konflik tersebut justru membuat proses negosiasi menjadi lebih sulit.
"... jauh LEBIH sulit bagi saya untuk menjalankan tugas dengan baik dan melakukan negosiasi ketika para pengamat politik terus-menerus memberikan komentar negatif yang belum pernah terjadi sebelumnya, berulang kali, bahwa saya harus bergerak lebih cepat, atau lebih lambat, atau berperang, atau tidak berperang, atau apa pun itu," tulis Trump.
Trump juga meminta publik untuk bersabar dan mempercayai proses yang sedang berlangsung.
"Duduk saja dan tenang, semuanya akan berakhir dengan baik pada akhirnya — seperti yang selalu terjadi!" lanjutnya.
Sebelumnya, pada Jumat lalu, Trump mengatakan bahwa dirinya akan segera mengambil keputusan terkait usulan perjanjian untuk memperpanjang gencatan senjata dengan Iran.













