kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45789,82   1,25   0.16%
  • EMAS1.008.000 0,10%
  • RD.SAHAM 0.17%
  • RD.CAMPURAN 0.10%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Dalam sehari, kasus corona di India bertambah lebih dari 52.000 kasus


Senin, 03 Agustus 2020 / 12:18 WIB
Dalam sehari, kasus corona di India bertambah lebih dari 52.000 kasus
ILUSTRASI. Swab test corona di India. Dalam sehari, kasus corona di India bertambah lebih dari 50.000 kasus. REUTERS/Rupak De Chowdhuri TPX IMAGES OF THE DAY

Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - BENGALURU. India melaporkan 52.972 infeksi virus corona baru dalam 24 jam terakhir. Sehingga secara total, jumlah kasus corona di India sudah mencapai angka 1,8 juta kasus.

Dengan 771 kematian baru, Reuters melaporkan penyakit COVID-19 kini telah merenggut 38.135 jiwa di negara dengan populasi terpadat kedua di dunia tersebut.

Baca Juga: Bintang Bollywood Amitabh Bachchan telah pulih dari Covid-19

Sementara itu, enam bulan setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan keadaan darurat global, Covid-19 (virus corona) telah menewaskan lebih dari 680.000 orang dan menginfeksi lebih dari 17,85 juta.

WHO mengatakan, pandemi corona adalah krisis kesehatan yang terjadi sekali dalam seabad, yang dampaknya akan terasa selama beberapa dekade mendatang.

Komite darurat WHO yang meninjau pandemi menyoroti durasi panjang dari wabah Covid-19. WHO mencatat pentingnya upaya berkelanjutan komunitas, nasional, regional, dan respons global dalam menangani masalah ini.

"WHO terus menilai tingkat risiko global Covid-19 menjadi sangat tinggi," katanya dalam pernyataan terbarunya.

Baca Juga: Mengenal jet tempur J-20 buatan China, Si Naga Perkasa penantang F-22 milik Amerika

Di kawasan Asia, India dan Filipina melaporkan rekor peningkatan infeksi harian baru di angka 57.000 dan 5.000, meskipun ada pembatasan ketat.

"Kami kalah dalam pertempuran melawan Covid-19, dan kami perlu menyusun rencana aksi yang terkonsolidasi dan pasti," demikian bunyi surat terbuka yang ditandatangani oleh 80 asosiasi medis Filipina seperti yang dikutip AFP.



TERBARU

[X]
×