kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Dampak virus corona, HSBC pangkas pertumbuhan ekonomi China jadi 4,1%


Kamis, 13 Februari 2020 / 23:06 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang yang memakai masker terlihat di stasiun kereta bawah tanah di Shanghai, China, 13 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - LONDON. HSBC memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi China kuartal satu tahun ini menjadi hanya 4,1%, dari sebelumnya 5,8%, menyusul dampak wabah virus corona baru.

Melansir Reuters, HSBC juga menggunting prediksi pertumbuhan China sepanjang 2020 jadi 5,3%, dari sebelumnya 5,8%. Mereka menyebutkan, dampak COVID-19 sudah mulai terasa di sektor pariwisata, perdagangan, dan rantai pasokan.

Buntutnya, HSBC menurunkan estimasi pertumbuhan global tahun ini menjadi 2,3% dari 2,5%. Mereka memperkirakan, dampak virus corona terbesar pada kuartal pertama, dengan beberapa perbaikan di kuartal berikutnya.

Baca Juga: Presiden China: Kami bisa meminimalkan dampak wabah virus corona

Tapi, Presiden China Xi Jinping menegaskan, Tiongkok pasti bisa menekan dampak wabah virus corona baru dan akan mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi.

"China akan berusaha untuk mencapai target pembangunan tahun ini," kata Xi dalam panggilan telepon dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad seperti dilansir Reuters mengutip laporan media Pemerintah China, Kamis (13/2).




TERBARU

[X]
×