kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Dampak virus corona, HSBC pangkas pertumbuhan ekonomi China jadi 4,1%


Kamis, 13 Februari 2020 / 23:06 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang yang memakai masker terlihat di stasiun kereta bawah tanah di Shanghai, China, 13 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - LONDON. HSBC memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi China kuartal satu tahun ini menjadi hanya 4,1%, dari sebelumnya 5,8%, menyusul dampak wabah virus corona baru.

Melansir Reuters, HSBC juga menggunting prediksi pertumbuhan China sepanjang 2020 jadi 5,3%, dari sebelumnya 5,8%. Mereka menyebutkan, dampak COVID-19 sudah mulai terasa di sektor pariwisata, perdagangan, dan rantai pasokan.

Buntutnya, HSBC menurunkan estimasi pertumbuhan global tahun ini menjadi 2,3% dari 2,5%. Mereka memperkirakan, dampak virus corona terbesar pada kuartal pertama, dengan beberapa perbaikan di kuartal berikutnya.

Baca Juga: Presiden China: Kami bisa meminimalkan dampak wabah virus corona

Tapi, Presiden China Xi Jinping menegaskan, Tiongkok pasti bisa menekan dampak wabah virus corona baru dan akan mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi.

"China akan berusaha untuk mencapai target pembangunan tahun ini," kata Xi dalam panggilan telepon dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad seperti dilansir Reuters mengutip laporan media Pemerintah China, Kamis (13/2).




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×