kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Dari kota kecil hingga kota besar, aksi demonstrasi terjadi di seluruh Amerika


Senin, 08 Juni 2020 / 05:35 WIB
ILUSTRASI. Aksi unjuk rasa yang menuntut kematian George Flotd. REUTERS/Mike Blake


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON/LOS ANGELES. Aksi demonstrasi terjadi di seluruh Amerika Serikat pada hari Minggu (7/6/2020) untuk menuntut keadilan rasial pasca kematian George Floyd di tahanan polisi Minneapolis. Bahkan aksi unjuk rasa pada akhir pekan kemarin menyebar ke komunitas yang lebih kecil, termasuk kota Texas timur yang pernah menjadi surga bagi Ku Klux Klan.

Melansir Reuters, aksi demonstrasi di AS ini juga mengilhami protes anti-rasisme di seluruh dunia, ketika demonstran dari Brisbane, Sydney, London, Paris dan kota-kota Eropa lainnya menerima pesan Black Lives Matter.

Di Washington, puluhan ribu orang meneriakkan "Aku tidak bisa bernafas" dan "Angkat tangan, jangan tembak". Mereka berunjuk rasa di Lincoln Memorial kemudian berbaris ke Gedung Putih pada hari Sabtu dalam protes terbesar dalam 12 hari terakhir di seluruh Amerika Serikat sejak Floyd meninggal.

Baca Juga: Jacob Frey, walikota Minneapolis dicemooh warga karena tolak keinginan demonstran

Pesan umum yang ingin disampaikan oleh para pengunjuk rasa adalah tekad untuk mengubah kemarahan yang ditimbulkan oleh kematian Floyd bulan lalu menjadi gerakan yang lebih luas demi mewujudkan reformasi yang luas untuk sistem peradilan pidana AS dan perlakuannya terhadap kelompok minoritas.

"Rasanya seperti saya bisa menjadi bagian dari sejarah dan bagian dari orang yang mencoba mengubah dunia untuk semua orang," kata Jamilah Muahyman, seorang warga Washington yang melakukan aksi protes di dekat Gedung Putih kepada Reuters.

Baca Juga: Twitter, Facebook menonaktifkan video penghargaan Trump untuk Floyd karena hak cipta

Meski demikian, terjadi sejumlah aksi sporadis di beberapa kota di mana para pengunjuk rasa berusaha memblokir lalu lintas. Dan polisi yang mengenakan baju anti huru hara menggunakan granat kilat dalam konfrontasi dengan demonstran di Seattle.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×