kontan.co.id
banner langganan top
Jum'at, 4 April 2025 | : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Dari nol, penasihat perdagangan China desak pembicaraan perjanjian baru dengan AS


Senin, 11 Mei 2020 / 21:41 WIB
Dari nol, penasihat perdagangan China desak pembicaraan perjanjian baru dengan AS
ILUSTRASI. Ilustrasi perang dagang antara Amerika Serikat dan China.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Dalam beberapa bulan terakhir, Trump menyalahkan penanganan awal China atas wabah virus corona baru di Kota Wuhan karena menyebabkan ribuan kematian dan jutaan kehilangan pekerjaan di AS.

Pemerintahan Trump juga menegaskan, ada bukti kuat bahwa virus corona baru berasal dari laboratorium Wuhan. Tapi, China membantah tuduhan itu.

Serangan berbahaya oleh AS telah menyulut "tsunami kemarahan" di antara orang dalam sektor perdagangan China, kata Global Times, tabloid di bawah naungan People's Daily, surat kabar resmi Partai Komunis China yang berkuasa.

Baca Juga: Donald Trump: Akan ada konsekuensi untuk China jika ada kesalahan soal wabah corona

"Sebenarnya, demi kepentingan China agar mengakhiri kesepakatan Fase 1 saat ini," kata pejabat Pemerintah China kepada Global Times mengutip seorang penasihat perdagangan, yang merujuk pada ekonomi AS yang melemah dan Pemilihan Presiden AS.

"AS sekarang tidak mampu memulai kembali perang dagang dengan China jika semuanya kembali ke titik awal," ujar dia.


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×