kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Data Awal, Ekonomi Uni Eropa Melesat 0,5% Secara Kuartalan di Kuartal II-2026


Jumat, 14 Agustus 2026 / 16:37 WIB
Data Awal, Ekonomi Uni Eropa Melesat 0,5% Secara Kuartalan di Kuartal II-2026
ILUSTRASI. Eurostat mencatat, tingkat penyerapan tenaga kerja di kawasan euro maupun di Uni Eropa sama-sama tumbuh tipis sebesar 0,1% pada kuartal II-2026 (REUTERS/Yves Herman)


Reporter: Harris Hadinata | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - LUKSEMBURG. Kinerja makroekonomi Eropa mulai menunjukkan akselerasi dan daya tahan pada paruh pertama tahun ini. Ini terlihat dari data pertumbuhan ekonomi awal untuk kawasan pengguna mata uang euro tersebut.

Berdasarkan rilis pes badan statistik Uni Eropa Eurostat, Jumat (14/8), data awal produk domestik bruto (PDB) kawasan pengguna euro pada kuartal II-2026 tercatat tumbuh sebesar 0,4% secara kuartalan. Realisasi tersebut sesuai konsensus proyeksi analis, dan tidak berubah dibanding pertumbuhan di kuartal sebelumnya.

Tren positif ini juga dibukukan oleh kawasan Uni Eropa (UE) secara keseluruhan, di mana PDB-nya berekspansi sedikit lebih tinggi, yakni mencapai 0,5% secara kuartalan. Sekadar info, Uni Eropa terdiri dari 27 negara, sementara kawasan pengguna euro terdiri dari 21 negara.

Capaian pada periode April hingga Juni 2026 ini menandai pemulihan mesin ekonomi yang lebih solid dibandingkan awal tahun. Sebagai catatan, pada kuartal I-2026 lalu, laju PDB kawasan euro hanya mampu jalan di tempat alias stagnan di level 0,0%. Sementara PDB UE saat itu hanya merangkak tipis sebesar 0,1%.

Baca Juga: Harga Minyak Naik di Tengah Ancaman Blokade Laut AS terhadap Iran

Sejalan dengan pemulihan aktivitas ekonomi, struktur pasar tenaga kerja di Benua Biru juga menunjukkan stabilitas yang positif. Laporan Eurostat mencatat, tingkat penyerapan tenaga kerja di kawasan euro maupun di Uni Eropa sama-sama tumbuh tipis sebesar 0,1% pada kuartal II-2026 dibandingkan kuartal sebelumnya.

Realisasi tersebut tidak berubah dibanding catatan pada kuartal sebelumnya. Realisasi tersebut juga sesuai dengan konsensus proyeksi ekonom, yang memprediksi penyerapan tenaga kerja tumbuh 0,1%.

Angka ini mengindikasikan, kebangkitan aktivitas bisnis dan dunia usaha mulai memberikan limpahan efek langsung terhadap penambahan serapan lapangan kerja formal, kendati lajunya masih moderat.

Data awal kuartal kedua ini memberikan sinyal optimisme bagi prospek makroekonomi kawasan, sekaligus menjadi indikator krusial bagi European Central Bank (ECB) dalam menakar efektivitas arah kebijakan moneter.

Baca Juga: Efek Perang Iran, Harga Jual Grosir Jerman Melesat 5,3% di Juli 2026

Dengan laju inflasi yang secara bertahap terus disesuaikan, momentum pertumbuhan PDB yang dipadu dengan daya tahan serapan tenaga kerja menjadi modal penting bagi perekonomian Eropa untuk lepas dari bayang-bayang perlambatan.

Pihak Eurostat menegaskan, data awal pertumbuhan PDB dan tenaga kerja yang dirilis pada pertengahan Agustus ini masih merupakan estimasi per hari ke-45 pasca-kuartal berakhir. Data utama masih terbuka untuk direvisi pada saat rilis estimasi reguler yang dijadwalkan terbit pada September dan Oktober mendatang.


Video Terkait



TERBARU

[X]
×