kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45672,14   1,07   0.16%
  • EMAS916.000 -1,08%
  • RD.SAHAM 0.54%
  • RD.CAMPURAN 0.26%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Delapan hari setelah pulang dari Bali, turis China positif virus corona


Kamis, 13 Februari 2020 / 05:15 WIB
Delapan hari setelah pulang dari Bali, turis China positif virus corona
ILUSTRASI. Ilustrasi: Seorang pasien virus corona di salah satu rumah sakit di Wuhan. China Daily via REUTERS

Sumber: The Jakarta Post | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Pihak berwenang di provinsi Anhui, China, melaporkan bahwa seorang warga negara China yang mengunjungi Bali akhir bulan lalu telah dinyatakan positif mengidap penyakit coronavirus baru (COVID-19).

Melansir The Jakarta Post, otoritas China mengumumkan melalui Weibo pada 6 Februari bahwa Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Huainan melaporkan pada 5 Februari bahwa seorang pasien, yang diidentifikasi hanya sebagai Jin, terbang dengan penerbangan Lion Air JT2618 dari Wuhan (pusat dari wabah COVID-19 wabah) menuju Bali pada 22 Januari. 

Pasien tinggal di pulau itu selama sekitar seminggu sebelum terbang dengan penerbangan Garuda Indonesia GA858 dari Bali ke Shanghai pada 28 Januari.

Baca Juga: Setelah ditolak lima negara, akhirnya kapal pesiar ini bisa berlabuh di Kamboja

Menurut postingan di Weibo, pasien terinfeksi virus corona pada 5 Februari setelah melakukan sejumlah tes oleh Huainan CDC.

"Untuk penumpang pada penerbangan yang disebutkan di atas, mohon segera memberlakukan tindakan pencegahan," tulis pemerintah Anhui di akun Weibo-nya, yang merupakan versi lokal Twitter.

"Tolong jangan keluar sementara dan jika Anda demam, pergi ke rumah sakit terdekat. Tolong gunakan masker ketika Anda bepergian ke pusat medis dan jangan menggunakan transportasi umum," demikian punyi pernyataan itu.

Baca Juga: Presiden China Xi Jinping menelepon Jokowi, ini yang dibahas

Juru bicara Garuda Indonesia Dicky Irchamsyah mengatakan dia belum menerima laporan tentang kasus ini, akan tetapi pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan. 

Pun demikian dengan Juru bicara Lion Air Danang Mandala, yang secara terpisah mengatakan dia juga akan memeriksa kasus ini.

Sementara itu, direktur jendral pengendalian penyakit dan kesehatan lingkungan Kementerian Kesehatan, Anung Sugihantono, mengatakan pihaknya belum menerima informasi dan masih "mengonfirmasi". Akan tetapi, dia dengan cepat mengatakan bahwa itu "sebuah rumor".

Baca Juga: Indonesia kritik studi AS soal negatif virus corona, Terawan: Ini penghinaan!

Kementerian menyarankan untuk mencuci tangan secara teratur, menghindari daging yang tidak dimasak dan mengenakan masker saat sakit untuk meminimalkan kemungkinan tertular penyakit. Badan pengawas juga memiliki dua hotline untuk informasi lebih lanjut: 021-5210-411 dan 0812-1212-3119.



TERBARU

[X]
×