kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.771   37,00   0,21%
  • IDX 6.207   -48,32   -0,77%
  • KOMPAS100 826   -5,11   -0,61%
  • LQ45 626   1,20   0,19%
  • ISSI 212   -1,05   -0,49%
  • IDX30 355   0,65   0,18%
  • IDXHIDIV20 436   0,62   0,14%
  • IDX80 94   -0,04   -0,04%
  • IDXV30 115   -0,83   -0,72%
  • IDXQ30 114   0,81   0,71%

Departemen Luar Negeri AS Setujui Penjualan Rudal Canggih ke Arab Saudi


Sabtu, 03 Mei 2025 / 06:13 WIB
ILUSTRASI. Pentagon menyebut, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) AS menyetujui kemungkinan penjualan persenjataan militer ke Arab Saudi berupa Rudal Udara-ke-Udara Jarak Menengah Canggih AIM-120C-8 dan dukungan terkait senilai US$ 3,5 miliar.


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Arab Saudi terus memperkuat persenjataan militernya. Terbaru, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) AS menyetujui kemungkinan penjualan persenjataan militer ke Arab Saudi berupa Rudal Udara-ke-Udara Jarak Menengah Canggih AIM-120C-8 dan dukungan terkait senilai US$ 3,5 miliar.

Persetujuan penjualan persenjataan ke Arab Saudi ini diungkap Pentagon atau Departemen Pertahanan AS dalam sebuah pernyataan pada Jumat (2/5), seperti dilansir Reuters.

AS siap menawarkan paket senjata senilai lebih dari US$ 100 miliar kepada Arab Saudi selama kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Saudi pada bulan Mei ini.

Kerajaan Arab Saudi meminta 1.000 Rudal Udara-ke-Udara Jarak Menengah Canggih (AMRAAM), 50 bagian pemandu AMRAAM dan peralatan lainnya termasuk suku cadang, wadah rudal, dan suku cadang, serta layanan dukungan logistik.

Baca Juga: Presiden Trump Berencana Kunjungi Arab Saudi di Pertengahan Mei 2025

Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan Pentagon memberi tahu Kongres AS tentang kemungkinan penjualan persenjataan ini pada Jumat (2/5).

Meskipun disetujui Departemen Luar Negeri, pemberitahuan tersebut tidak menunjukkan bahwa kontrak telah ditandatangani atau negosiasi telah selesai. Kontraktor utama adalah RTX Corp, menurut Pentagon.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×